oleh

Polisi Perketat Pengawasan di Bandara Timika

-Lintas Papua-1.067 views

TIMIKA-Pasca terjadinya kasus penyanderaan dan pembunuhan terhadap anggota Polri, Brigadir Polisi Anumerta Heidar, Senin (12/8) lalu di Kabupaten Puncak, maka pengawasan terhadap aktivitas keluar masuknya penumpang, dan barang bawaannya yang akan berangkat ke beberapa kabupaten di Pegunungan Tengah melalui Terminal Bandara Mozes Kilangin lebih diperketat.

“Pengawasan di Bandara Mozes Kilangin khususnya untuk penerbangan perintis kami perketat. Dan mengenai pengiriman barang-barang yang ke pedalaman menggunakan pesawat kecil, tetap kami perketat juga. Karena sekarang ini X-Ray di cargo sementara ini rusak, makanya kami arahkan semua barang-barang harus melewati pemeriksaan X-ray penumpang,”tutur Kapolsek KP3 Bandara Mozes Kilangin, Ipda Enis M Romony yang ditemui wartawan, Kamis (15/8) kemarin di Bandara Mozes Kilangin.

Lebih lanjut kata dia, sampai saat ini belum ditemukan adanya pengiriman barang-barang berbahaya baik itu bahan peledak, amunisi, senjata api bahkan minuman keras yang dikirim melewati Terminal Bandara Mozes Kilangin.

“Selama saya menjabat Kapolsek, pernah ada temuan amunisi. Tapi kami langsung laporkan ke Polres untuk proses kalau yang lain belum ada. Kalau untuk miras, memang kadang kami temukan tapi hanya 1 atau 2 botol, tapi langsung kami musnahkan,”ungkap Kapolsek.

Sementara itu menurut Ipda Enis bahwa pasca terjadinya kasus penembakan terhadap anggota Polri, Brigadir Polisi Anumerta Heidar di Puncak, arus penerbangan ke sana berjalan seperti biasanya. 

“Semuanya berjalan biasa saja, dan tidak ada yang berkurang maupun meningkat. Dan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kami inginkan makanya kami tetap jaga di Bandara Baru (Terminal Bandara Mozes Kilangin red) ini, dengan di-backup dari personel dari Polres Mimika juga,”tukasnya. (tns)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed