oleh

Polisi Lidik Dugaan Prostitusi Online

KAIMANA – Penyidik Polres Kaimana terus melakukan penyilidikan, terhadap adanya dugaan prostitusi online di Kaimana, melalui aplikasi michat. Dugaan prostitusi online ini mencuat, setelah korban dugaan penipuan SP (26) melaporkan ke Polres Kaimana, dengan Nomor LP.B/125/VII/2020/Papua Barat/Res Kaimana, Kamis (9/7) lalu tentang kejadian yang menimpanya, Rabu 8 Juli 2020 lalu.
Kronologis awal kejadian, korban melakukan chating melalui aplikasi michat dengan pelaku yang belum diketahui identitas pastinya. Pelaku menawarkan, kepada korban jasa prostitusi online, dengan terlebih dahulu harus melakukan pembayaran sebelum berkencan.
Karena merasa yakin, dengan lokasi pelaku yang berada disalah satu Hotel ternama di Kaimana. Korban akhirnya melakukan pembayaran via ATM salah satu Bank di Kaimana. Pembayaran dilakukan sebanyak 10 kali transferan, dengan total Rp18 juta lebih.
“Untuk kasusnya masih tahap lidik, ada kemungkinan ke arah sana (prostitusi online,red) dugaan sementara. Kami belum bisa menyampaikan informasi lebih banyak, karena penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap korban,” jelas Kapolres Kaimana AKBP. Iwan P Manurung, kepada Radar Sorong di Polres Kaimana, Senin (20/7).
Dikatakan Kapolres, penyidik setelah menerima laporan korban sudah melakukan komunikasi dengan wanita yang diduga melayani jasa prostitusi via online ini. Dengan berpura-pura mengajak kencan wanita tersebut, sesuai dengan Hotel yang disepakati. Selain itu menurutnya, SP merupakan korban pertama atas dugaan penipuan lewat online ini.
“Sudah janjian mau ketemu di salah satu Hotel, tapi wanita tersebut tidak datang, SR merupakan korban pertama,” ungkap Kapolres.
SR korban dugaan penipuan, ketika dihubungi melalui saluran teleponnya, Senin (20/7) malam, belum bisa tersambung karena berada diluar jankauan. (fat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed