oleh

Polisi Bekuk Kurir Shabu

JAYAPURA-Tim Delta Polres Jayapura Kota berhasil membekuk MRR (21) seorang pengedar narkotika jenis sabu, yang selama ini melakukan aksinya  di Kota Jayapura, diirnya ditangkap saat sedang berada di kontrakan milik rekannya di seputaran Hamadi Tanjung, Minggu (11/8) sekitar pukul 23.00 WIT.

Informasi yang dihimpun Radar Sorong di Humas Polda Papua, diketahui selain mengamankan pelaku tim delta pun berhasil menyita 10 paket sabu yang diduga akan diedarkan di Kota Jayapura.

Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas, SH., S.IK, kepada wartawan di Jayapura, Selasa (13/8/19), mengatakan saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Sat Narkoba Polres Jayapura Kota, pihaknya masih melakukan pendalaman terkait dengan peran pelaku selama ini.

“Kami masih melakukan  pengembangan, pelaku sampai dengan saat ini masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik, kita juga masih melakukan pendalam dalam kasus tersebut, terkait dengan peran pelaku salam ini, ” ungkapnya

Dikatakan, dari hasil pemeriksaan sementara diketahui barang haram  tersebu, bukan milik MRR melainkan milik seseorang pelaku lainnya yang sudah dikantongi identitasnya, pelaku hanya sebagai kurir dan shabu yang dimilikinya merupakan milik serorang rekannya  yang kini dalam pengejaran Kepolisian.

“Pelaku diduga merupakan kurir, sementara barang haram itu milik pelaku lainnya yang sudah kami kantongi identitasnya dan keberadaannya masih kami  penyelidikan,” katanya.

Dijelaskan,  berdasarkan  keterangan MRR,  tidak mengenal pasti pelaku tersebut lantaran selama ini mereka membangun komunikasi melalui telepon seluler.”Sabu itu diedarkan ketika mendapatkan perintah dari pelaku lainnya. Untuk pembayaran sendirian MRR mendapatkan bonus Rp 100 hingga Rp 200 ribu per paketnya,” jelas AKBP Gustav.

Mantan Kapolres Jayapura ini pun menerangkan hingga saat ini pihaknya masih akan terus melakukan penyelidikan terkait dengan peredaran narkotika jenis sabu di kota Jayapura.”Kami masih akan kembangkan dugaan kuat kasus yang kami ungkap ini memiliki jaringan cukup besar di kota Jayapura,” tegasnya.

Ditegaskan, akibat perbuatananya, pelaku MRR terancam hukuman 12 tahun penjara, karena mengedarkan narkoba. “Sementara atas perbuatannya MRR (22) dijerat pasal 112 ayat 1 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 12 tahun penjara,” tandasnya.(al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed