oleh

Polda PB Kirim Tim Asistensi ke Bintuni

Usut Kebenaran Laporan Oknum Polisi Tak Netral

MANOKWARI –  Kapolda Papua Barat mengirim tim asisten ke Teluk Bintuni. Tim Asistensi Polda Papua Barat tiba di Kabupaten Teluk Bintuni,  Selasa (15/12) pagi tadi sekitar pukul 08.28 WIT sebagai keseriusan Polda Papua Barat untuk menjamin keamanan pasca pemungutan suara Pilkada serentak 2020.

PMB OPBJJ-UT Sorong

 Kabid Humas Polda Papua Barat,  AKBP Adam Erwindi,S.I.K, M.H menyatakan, Tim Asistensi Polda Papua Barat ini  yang terdiri dari Karo Ops Kombes Pol Tri Atmodjo, Dir Intelkam, Kabid Propam dan Kabid Humas. ‘’Akan melakukan Asistensi situasi keamanan pada pengamanan pasca Pelaksanaan pencoblosan saat Pilkada, 09 Desember 2020,’’ tutur Adam Erwindi kepada wartawan.

 Kabid Humas  menuturkan, pengiriman Tim Asistensi sebagai wujud keseriusan Kapolda Papua Barat dalam menjaga kamtibmas selama Pilkada, khususnya di Kabupaten Bintuni. Tim Asistensi akan mencari tahu kebenaran isu yang beredar di Bintuni, baik itu yang internal maupun eksternal. ‘’Sekaligus memastikan keamanaan jelang pelaksanaan kegiatan-kegiatan di KPU hingga pleno,” ujarnya.

Kabid Propam Polda Papua Barat Kombes Pol. Bulang Bayu Samudra SIK ikut dalam tim asistensi guna mencari kebenaran adanya oknum anggota polisi diduga memihak salah satu kandidat. Kabid Humas mengatakan, bila memang ada oknum Polri yang tidak netral, pasti akan di tindak tegas.

Bila para pasangan calon (Paslon) maupun simpatisan merasa  ada permasalahan pada saat pemungutan suara, 9 Desember agar melaporkan sesuai prosedur yang telah ditetapkan, baik itu di Bawaslu melalui GAKUMDU ataupun  ke level MK (Mahkamah Konstitusi).

‘’Jangan berbuat yang anarkis apalagi tindak pidana lainnya. Pasti Polri akan melakukan tindakan tegas terhadap pihak-pihak  yang mengganggu keamanan dan ketertiban,’’ tegasnya.

Kabid Humas atas nama Polda Papua Barat kami mengajak masyarakat Kabupaten Bintuni untuk saling menjaga kamtibmas. Setiap elemen masyarakat bertanggungjawab menjaga situasi yang kondusif. ‘’Jangan menjadi provokator atau pun mau diprovokasi oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab yang akan merugikan diri sendiri dan keamanan di Kabupaten Teluk Bintuni,’’ tandasnya.

Kabid Humas Polda Papua Barat juga mengajak kedua belah pihak  baik Paslon, Ali Ibrahim Bauw-Yohanis Manibuy (AYO) maupun Petrus Kasihiw-Matret Kokop (PMK2) berserta tim suksesnya sama-sama bersabar dan menjaga kamtibmas. ‘’Ikuti prosedur yang ada dalam penyelesaian masalah, walaupun sampai level MK (Mahkamah Konstitusi) ’’ tuturnya lagi.(lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed