oleh

Polda Ambil Alih Kasus Pemasok Senpi KKB

JAYAPURA – Polda Papua mengambil alih penanganan kasus  Ratiyus Murib alias Neson Murib (26), terduga pelaku jaringan pemasok senjata api  dan amunisi ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak Jaya.

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri kepada wartawan, Rabu (17/6) mengaku telah  memerintahkan kasus tersebut dilimpahkan ke Direktorat Kriminal Umum Polda Papua, guna mengambil langkah cepat mengusut jaringan pemasok termasuk sumber dana Rp 370 juta yang dibawa Neson Murib. 

“Ditangani nanti di Direktorat Kriminal Umum Polda Papua, sehingga pengembangannya itu nanti bisa simetris, lebih cepat dan menyeluruh. Apalagi Dirreskrimum Polda Papua yang baru Kombes Pol. Faizal Ramadhani mantan Kasatgas Gakkum di Nemangkawi, sehingga akan nyambung,” ujar Kapolda.

Pihaknya juga akan melakukan pengembangan kasus, termasuk berkaitan dengan keterangan-keterangan pelaku dan sumber dana yang berhasil diamankan aparat. “Ya, hari ini saya perintahkan supaya kasus dilimpahkan dan segera ditangani,” kata Kapolda Papua.

Mengenai dugaan keterlibatan berbagai pihak dalam kasus tersebut, Kapolda enggan menjelaskan lebih jauh. Ia berjanji transparan setelah kasus tersebut ditangani langsung  Mapolda Papua. Apalagi, pasokan senjata api dan amunisi kepada KKB adalah masalah luar biasa yang harus segera dihentikan. “Tentu akan lebih transparan, lebih terbuka kepada media karena kita harus memutus mata rantai kasus pasokan senjata api dan juga amunisi ke KKB,” ujarnya.

Pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap siapapun yang terlibat dalam mendukung jaringan pemasok senjata api dan amunisi. “Besok saya akan minta Direktur Kriminal Umum untuk menyampaikan semuanya, baik itu berkaitan dengan berapa saksi yang diperiksa maupun  yang berkaitan dengan aliran dana,” ucapnya. (al) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed