oleh

PLN Serahkan Alat Bantu Bagi Penyandang Disabilitas

-Ekonomi-135 views

SENTANI – Bertempat di Aula Hotel Merbau, Sentani, PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Papua secara simbolis menyerahkan alat bantu kepada 62 penyandang disabilitas di Kabupaten dan Kota Jayapura (15/07).
Kegiatan penyerahan tersebut dibarengi dengan seremoni pelantikan Dewan Pengurus Cabang Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (DPC PPDI) Kabupaten Jayapura. Bantuan tersebut antara lain berupa kursi roda, tongkat ketiak, tongkat tunanetra, alat bantu ­dengar, ­tangan palsu, dan kacamata.
Pada kesempatan yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura ini, turut hadir Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro, serta ­Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jaya­pura, Alex Robert Dusay.
“Saya mengimbau kepada rekan-rekan difabel untuk tetap semangat menjalani aktivitas sehari-hari, kita boleh cacat fisik, tapi jangan sampai cacat mental. Kita sudah punya contoh difabel yang sukses, tentu kita bisa selama ada kemauan untuk maju,” seru Wakil Bupati Jayapura.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian PLN Unit Induk Pembangunan Papua terhadap komunitas kami. Kita memang sangat membutuhkan bantuan, ini sudah cara Tuhan mempertemukan kami dengan PLN yang awalnya justru melalui internet,” ucap Herman Rumbekwan, Ketua DPD PPDI Provinsi Papua.
Senior Manager Keuangan dan SDM PLN UIP Papua, Mistoni, mengungkapkan pemberian alat bantu ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para penyandang disabilitas dalam pemenuhan hak dasar, serta mempermudah mereka menjalani aktivitasnya sehari-hari.
“Kami juga mengucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya Dewan Pengurus Cabang PPDI Kabupaten Jayapura untuk periode 5 tahun ke ­depan. Untuk selanjutnya, kami mohon doa dan dukungan terkait penyelesaian pembangunan infrastruktur kelistrikan yang sedang kami giatkan untuk PON 2021 serta tentunya untuk meningkatkan pelayanan listrik kepada seluruh pelanggan PLN,” ungkap Mistoni.
Secara rinci, PLN memberikan kursi roda sebanyak 10 buah, 12 tongkat ketiak, dan 3 alat bantu dengar untuk difabel di Kabupaten ­Jayapura serta 13 buah kursi roda, 9 tongkat ketiak, 10 tongkat tunanetra, 2 alat bantu dengar, 2 kaca mata, dan 1 tangan palsu untuk penyandang disabilitas di Kota Jayapura.
“Sebagian besar alat bantu kami titipkan di kantor Dinas Sosial, dan akan kami distribusikan dari rumah ke rumah guna mencegah penyebaran Covid-19,” tutup Herman Rumbekwan. (**/ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed