oleh

PLN Minta Warga tidak Beraktivitas di Dekat Jaringan Listrik

-Ekonomi-67 views

SORONG – Guna mencegah terjadinya kecelakaan yang bisa menimpa masyarakat umum terkait jaringan kelistrikan di Sorong Raya, PLN melakukan kegiatan inspeksi dan edukasi keselamatan langsung kepada masyarakat, khususnya terkait kegiatan pembangunan konstruksi yang dilakukan masyarakat dekat dengan jaringan 20.000 Volt milik PLN. Manager PT PLN Unit ­Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sorong,Martha Adi Nugraha mengatakan selain memiliki manfaat yang sangat besar, listrik juga memiliki potensi bahaya bila masyarakat tidak mengetahui dan berhati-hati dalam menggunakannya.

Manager PLN UP3 Sorong Martha Adi Nugraha.

Manager PLN UP3 Sorong Martha Adi Nugraha.
Karena itu Ia menghimbau kepada masyarakat agar menghindari aktivitas dekat jaringan PLN seperti pembangunan konstruksi rumah, pemasangan tiang bendera, umbul-umbul, lampu jalan maupun reklame.
Selain itu Martha Adi juga meminta masyarakat untuk aktif melaporkan apabila ada warga yang melakukan aktivitas dekat jaringan PLN karena dikawatirkan dapat tersengat listrik dan membahayakan keselamatan.
Lebih lanjut, Manager PLN UP3 Sorong juga mengingatkan masyarakat untuk tidak, menggunakan maupun memperbesar daya listrik secara illegal, karena dapat menyebabkan korsleting listrik atau arus pendek dan mengakibatkan kebakaran. Bukan hanya itu, penggunaan listrik secara illegal dapat dikenakan sanksi hukum.
Dalam releasenya kepada Radar Sorong kemarin (14/2), Martha Adi juga menghimbau agar masyarakat merelakan pohon dekat jaringan PLN untuk dipangkas atau ditebang oleh petugas PLN, dan melakukan koordinasi dengan PLN ketika melakukan kegiatan penebangan pohon dekat jaringan PLN agar tidak membahayakan keselamatan karena tersengat aliran listrik dan penyebab terjadinya listrik padam apabila dahan terkena jaringan PLN.
Jika terjadi banjir, lanjut Matrtha Adi, PLN akan memadamkan listrik disekitar lokasi terjadinya banjir untuk sementara waktu, guna pengamanan aset PLN dan agar warga tidak tersengat aliran listrik.
“Karena air dapat menghantarkan listrik dan berbahaya bagi keselamatan warga yang terdampak banjir,”tandas Adi. (**/ros)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed