oleh

Peserta PBI APBN BPJS Kes Makin Terdegradasi

-Ekonomi-183 views

SORONG – Peserta BPJS Kesehatan sektor Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) di Papua dan Papua Barat semakin mengalami degradasi dan menurun signifikan. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Kepesertaan BPJK Kesehatan Cabang Sorong, Ambar Permana dalam kegiatan Media Gathering di Vega Hotel , Kamis (22/4).
Dikatakan Ambar bahwa fenomena degradasi penerima PBI APBN tersebut disebabkan oleh penonaktifan kartu peserta BPJS Kesehatan akibat tidak validnya data peserta tersebut sesuai dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang terdaftar di Kementerian Sosial.

“Hal ini dimungkinkan karena kondisi geografis beberapa daerah di Papua dan Papua Barat masih sulit mengakses internet sehingga menyebabkan Dinas Sosial yang memiliki kewenangan untuk melakukan verifikasi dan validasi data peserta PBI tidak bisa bekerja dengan optimal,” terang Ambar yang mendampingi Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sorong yang baru, Yoga.
Mengatasi hal tersebut BPJS Kesehatan melakukan berbagai alternatif untuk mengatasi hal tersebut, seperti misalnya membangun forum komunikasi dengan sejumlah pemangku kepentingan seperti Dinas Sosial maupun kepala daerah untuk membahas hal tersebut. Sebab, peserta PBI APBN yang sudah dinonaktifkan nantinya akan menjadi beban bagi pemerintah daerah.

PMB OPBJJ-UT Sorong

“Kami mendorong Dinsos dan Disdukcapil untuk segera melakukan verifikasi dan validasi data DTKS yang ada di derahnya. Ini harus segera dilakukan karena PBI APBN yang sudah tercoret dari data Kemensos, nantinya akan dibebankan kepada pemerintah daerah. Makanya ini harus didiskusikan bersama bagaimana baiknya,” jelas Ambar.
Selain itu, belum lama ini BPJS Kesehatan juga merilis program Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA). PANDAWA sendiri merupakan pelayanan administrasi tanpa tatap muka, melainkan bisa diakses melalui WA atau SMS melalui nomor 0823-9700-4633. Nomor tersebut hanya melayani administrasi pembaharuan data identitas NIK. Sementara selain pembaharuan data identitas NIK WhatsApp di nomor 0812-4775-1731.
Dua nomor berbeda diatas dapat diakses masyarakat untuk melakukan update data guna mengetahui status keaktifan peserta PBI APBN dan untuk melakukan pembaharuan data. Waktu pelayanan program PANDAWA berlaku Senin-Jumat pukul 08.00 – 15.00 WIT. Khusus selama Ramadhan, jam pelayanan dimulai dari pukul 08.00 – 14.00 WIT. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed