oleh

Perwira Pertamina Dilatih Tanggap Kebencanaan

-Metro-70 views

Sosialisasi Tanggap Bencana, Kilang Kasim Gandeng BPBD

SORONG – Badan Penanggulangan Bencana  Daerah (BPBD) Kota Sorong bekerja sama dengan Kilang Kasim melakukan pelatihan kebencanaan untuk perwira Pertamina dan masyarakat dalam situasi pandemi Covid-19.

PMB OPBJJ-UT Sorong

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala  BPBD Kota Sorong Sorong, General Manager RU VII Kasim, Perwira Pertamina secara daring atau online. Hal ini dikarenakan pandemi Covid-19 sehinga pelaksaan sosialisasi ini bisa dilaksanakan via daring.

Kegiatan ini dilakukan pada Maret 2021, saat memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perwira Kilang Kasim, penyampaian materi langsung disampaikan oleh Kepala BPBD Kota  Sorong, Herlin Sasabone.

“Sosialisasi kepada perwira RUVII ini meliputi analisis peta bencana, jenis bencana, dan potensi daerah rawan bencana di sekitar area kerja Kilang Kasim”, jelas, Kepala BPBD Kota Sorong,  Herlin Sasabone.

Herlin berharap Kilang Kasim dapat meneruskan informasi tentang tanggap kebencanaan ini kepada masyarakat binaan di Distrik Seget. Karena kiprah dan kedekatan Kilang RU VII Kasim dalam pemberdayaan masyarakat.

“Kami (BPBD) sangat terbantu atas kontribusi Kilang RU VII Kasim atas upaya sosialisasi kebencanaan yang dilakukan di masyarakat. Sehingga tugas BPBD untuk menyampaikan sosialisasi ini dapat terbantu ke pelosok kampung”,ujarnya.

Manager CSR Kilang RU VII Kasim, Dodi Yapsenang, mengatakan bahwa, saat ini Kilang Kasim sedang mengupayakan bantuan tas kebencanaan untuk program tanggap bencana kepada masyarakat.

“Saya rasa ini waktu yang tepat, menginggat kami sudah diberi sosialisasi oleh BPBD tentang tanggap kebencanaan, jadi saat penyerahan alat (tas kebencanaa) nanti, kami bisa lakukan sosialisasi juga kepada masyarakat”,ungkapnya.

Rencana kedepan, tanbah Dodi, Kilang Kasim akan menindaklanjuti kegiatan positif dalam bentuk perencanaan jalur evakuasi, isu bencana kebakaran, banjir, longsor, dan abrasi di daerah Masyarakat Distrik Seget.

“Kedepannya, Kilang Kasim tidak hanya berfokus terhadap operasi kilang, tetapi juga bencana alam yang berpotensi terjadi di Masyarakat. Hal ini merupakan komitmen Kilang RU VII Kasim dalam isu tanggap bencana di distrik seget”,terangnya.

Manager HSSE, Dianuri Kusumawardani mengungkapkan bahwa dirinya sudah berkordinasi dengan Manager CSR Kilang Kasim untuk berkolaborasi dalam isu tanggap kebencanaan di Kilang Kasim dan Masyarakat sekitar (Distrik Seget).

“Jadi untuk tas kebencanaan, itu sudah disiapkan oleh kami, sehingga nantinya kami akan berupaya untuk menyampaikan pelatihan kita dengan BPBD, terkait kebencanaan ke masyarakat Distrik Seget. Didalam tas kebencanaan, terdapat logistik, materi tanggap bencana, serta alat yang dapat digunakan saat darurat kebencanaan,”paparnya.

Tas tersebut, tambah Dianuri sudah lengkap untuk aspek kebencanaan alam, jadi Kilang Kasim tidak hanya memberikan bantuan alat, tetapi terdapat materi didalamnya yang dapat dipelajari masyarakat dalam mengantisipasi bencana yang berpotensi terjadi di daerah.(**/juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed