oleh

Pertashop Siap Salurkan 3.000L Pertamax/Hari

-Ekonomi-117 views

AIMAS – Pertamina siap menyalurkan bahan bakar minyak (BBM) unggulan jenis Pertamax hingga 3.000 liter per hari melalui Pertashop di Jalan Poros Sorong-Klamono, Km 21 yang baru diresmikan oleh Wakil Bupati Sorong, Suka harjono, Sabtu (10/4). Pertashop pertama di Sorong Raya dan di Kabupaten Sorong tersebut merupakan inisiatif PT Pertamina (Persero) yang disalurkan memui mitranya yakni PT Bima Edy Alam.
Pertashop sendiri merupakan salah satu jaringan distribusi BBM secara ritel yang diarahkan oleh PT Pertamina (Persero) untuk mendekatkan mitra Pertamina kepada konsumen sehingga bisa mewujudkan pemenuhan kebutuhan bagi masyarakat. Berbeda dengan SPBU regular, Pertashop tersebut meripakan jenis Pertashop Gold yang merupakan grade terendah dari Pertashop. Pertashop jenis ini didesain untuk penyaluran BBM kapasitas kecil sehingga tidak memiliki tangki pendam.
Direktur PT Bima Edy Alam, Edy Sabara mengatakan bahwa Pertashop tidak dibangun berdasarkan ambisinya pribadinya saja melainkan atas dukungan berbagai pihak terutama oleh pemerintah daerah yang telah mendukung melalui kemudahan perizinan serta oleh PT Pertamina (Persero) sendiri yang merupakan mitra bisnisnya. Edy berharap, kehadiran Pertashop bisa memberikan kontribusi positif terhadap pemerintah, masyarakat dan sektor swasta yang ada di Kabupaten Sorong dan sekitarnya.
Dikatakan Edy, Pertashop adalah produk Pertamina, sehingga sebagai mitra pihaknya hanya melaksanakan penyaluran sesuai instruksi dari Pertamina dengan tujuan untuk memenuhi segala kebutuhan masyarakat di sektor BBM ritel. Menurutnya, Pertashop juga memiliki beberapa keunggulan jika dibandingkan dengan SPBU regular karena pengoperasiannya dianggap lebih mudah.

“Untuk pengoperasiannya lebih mudah, karena tangki sudah langsung gandeng dengan dispenser.
Karena menggunakan sistem modular, pertashop ini juga fleksibel yang lebih mudah untuk dipindahkan. Namun tidak serta merta kami bisa memindahkannya sesuai keinginan, apalagi ini terikat izin,” ujarnya.
Sales Area Manager Pertamina Retail Papua Barat, Jalu Tarwoco mengungkapkan bahwa Pertashop memang difungsikan untuk menyalurkan produk-produk unggulan Pertamina, sehingga Pertashop perdana tersebut hanya menjual BBM jenis Pertamax, bukan premium. Dirinya berharap produk pertamax bisa digunakan oleh lebih banyak konsumen, karena produk tersebut memberikan emisi yang sangat rendah sehingga juga bisa memberikan efek yang lebih baik baik dan udara juga lebih bersih. Selain itu, Pertashop juga memberikan kontribusi 7,5 persen kepada pemerintah daerah melalui pajak BBM.
Jalu membenarkan bahwa keseluruhan aturan dalam pengoperasian Pertashop memang dilaksanakan berdasarkan instruksi Pertamina, termasuk pemilihan lokasi dibangunnya Pertashop. “Karena tujuannya untuk mendekatkan kepada masyarakat, maka tentunya kami akan mengatur berbagai kriteria salah satunya adalah lokasi yang strategis. Selain itu potensinya juga kami lihat apakah nanti secara keekonomian bagi mitra untuk pengembalian modalnya apakah bisa atau tidak, hal itu tentu kami perhitungkan,” kata Jalu. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed