oleh

Pertamina VII Kilang Kasim Berbagi Oksigen Konsentrator

-Ekonomi-184 views

SORONG – Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Seget mendapatkan bantuan penggunaan alat oksigen konsentrator dari Pertamina RU VII Kasim saat terjadi kebutuhan mendesak ketika stok oksigen menipis.
Manager Comunication Relation & CSR RU VII Kasim, Dodi Yapsenang, menjelaskan bahwa alat Oksigen Konsentrator saat ini, merupakan hasil bantuan dari pertamina pusat untuk operasional pertamina RU VII kasim. Dimana, Pertamina RU VII Kasim memiliki 4 unit alat kesehatan untuk penunjang kesehatan bagi seluruh pekerja,mitra kerja yang berada di lingkungan pertamina RU VII Kasim.

“Tapi tidak menutup kemungkinan juga jika masyarakat di sekitar membutuhkan bantuan terkait alat tersebut, maka kami dengan sukarela membantu masyarakat yang membutuhkan. Kemarin malam, kami merespon permintaan mendadak dari PKM seget terkait adanya pasien balita yang kritis, sehingga kami kordinasikan dengan klinik kami untuk membantu secara cepat,”jelasnya kepada Radar Sorong, kemarin.
Dodi berharap, dengan keberadaan alat tersebut mampu melandaikan kasus bahkan menekan angka kematian akibat COVID-19 maupun kerperluan kesehatan lainnya di Distrik Seget. Maka, dengab komitmen perusahaan atas isu ketahanan kesehatan, kegiatan ini akan terus digalakkan untuk membantu masyarakat.

PMB OPBJJ-UT Sorong

“Alat ini selalu tersedia di klinik Pertamina RU VII Kasim untuk keperluan maintenance, dan siap digunakan untuk keperluan pekerja dan juga masyarakat yang membutuhkan,”terangnya.

Perwakilan Puskesmas Seget dr. Nur Asih mengungkapkan piihaknya Sabtu malam mendapatkan bantuan Oksigen Konsentrator dari kilang RU VII Kasim terkait salah seorang pasien anak bayi yang mengalami dehidrasi berat, sesak dan butuh oksigen.

“Ada 1 pasien bayi dan membutuhkan Oksigen Konsentrator, kebetulan stok oksigen di sini sedang kosong. Maka, kami langsung berkordinasi dengan rekan kami di pertamina RU VII Kasim, Puji Tuhan respon yang sangat cepat, sehingga pasien segera mendapatkan pertolongan,”ungkapnya.

Diakui dr. Nur Asih ketersediaan oksigen di puskesmas sedang kosong, maka dengan alat tersebut diharapkan dapat mempermudah kerja perawat untuk memenuhi kebutuhan oksigen bagi pasien COVID-19 atau keperluan lain di PKM seget. Dimana, cara mengoperasikan alat tersebut yaitu dengan mengimpun oksigen yang ada disekitar lalu menyalurkan melalui selang untuk digunakan bagi pasien yang alami sesak napas.

“Jadi gak perlu melalui tabung oksigen lagi seperti saat ini. Tetapi dengan alat ini bisa langsung mendapatkan oksigen, sehingga nanti jika PKM Seget membutuhkan alat ini, maka kami akan berkordinasi seperti yang selama ini kami lakukan dengan pertamina RU VII Kilang Kasim,”pungkasnya.(juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed