oleh

Permasalahan Hak Ulayat Berujung Maut

Permasalahan Hak Ulayat Berujung Maut

JAYAPURA – Satreskrim Polres Jayapura menangkap dua pelaku tindak pidana kekerasan yang mengakibatkan korban berinisial JF (40) meninggal dunia pada Selasa (30/3) di Kampung Yahim Kabupaten Jayapura.  Kedua pelaku berinisial  ERF (26) dan NYF (30), seorang pelaku lainnya berinisial IF (30) masih dalam pengejaran polisi.  

Kapolres Jayapura AKBP Dr. Victor Dean Mackbon,SH,S.IK,MH,MSi mengatakan, motif dari kasus ini kemungkinan dilatarbelakangi permasalahan hak Ulayat yang tidak bisa diselesaikan secara baik-baik sehingga terjadi kasus kekerasan tersebut yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Didampingi Kasat Reskrim AKP Sigit Susanto,S.IK dan Kasubbag Humas Iptu Iwan,SE saat menggelar konfrensi pers, Rabu (31/3), Kapolres Jayapura menuturkan, kejadian bermula saat korban JF (40) mendatangi istri dari salah satu pelaku yakni IF (30) dengan membawa senjata tajam dan melakukan pengancaman, sehingga istri pelaku lari dan memanggil suaminya. 

Mengetahui istrinya diancam senjata tajam, IF bersama dua rekannya ERF (26) dan NYF (30) melakukan pembalasan kepada korban sehingga terjadi tindakan pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Menurut Kapolres, korban dan pelaku masih bagian dari keluarga karena sama-sama tinggal di Kampung Yahim, namun ada permasalahan hak ulayat yang menyebabkan kasus ini terjadi dimana penyelesaian tidak melakukan upaya-upaya humanis.

Dikatakannya, pihaknya terus melakukan upaya pencarian DPO yakni IF (30),  dengan tetap melakukan tindakan persuasif seperti dua orang pelaku karena mereka mengerti terhadap perbuatan itu salah dan mau menyerahkan diri. “Saya berharap pelaku DPO segera menyerahkan diri, jangan sampai ada ­tindakan-tindakan yang mungkin memaksa anggota untuk melakukan tindakan refresif. Kini kedua pelaku telah mendekam di sel tahanan Mapolres Jayapura untuk ­mempertanggungjawabkan perbuatannya. kedua pelaku diancam hukum maksimal 12 tahun penjara,” kata Dean Mackbon. (al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed