oleh

Perjuangkan Pendidikan Tinggi OAP

-Metro-101 views

SORONG-Pengembangan pendidikan bagi Orang Asli Papua (OAP) di Perguruan Tinggi harus didukung dan difasilitasi secara baik oleh pemerintah melalui anggaran pendidikan yang sudah dialokasikan melalui dana Otsus bagi Papua dan Papua Barat.

Hal tersebut diungkapkan anggota DPR Papua Barat, Syaiful Maliki Arief , S.Hut,M.Si saat menggelar Reses 2 masa persidangan 2020 bersama para akademisi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sorong (UMS) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, Selasa (30/6). 

Bertempat di Gedung Quanta, reses kali ini dihadiri oleh Dekan dan dosen-dosen dari Fakultas Pertanian UM-Sorong. Turut hadir pula pelaksana tugas Wakil Rektor I UMS, H. Kamaludin, MM.

Dalam sambutannya, H. Kamaludin, berharap anggota dewan provinsi, Syaiful Maliki Arief, yang juga sebagai dosen di UMS dapat menyuarakan kepada  pemerintah agar  dapat membantu pengembangan pendidikan perguruan tinggi UMS.

“Semoga dengan adanya Pak Syaiful, UMS dapat terbantu dalam pelaksanaan kegiatan penunjang akademik seperti kegiatan seminar, pembuatan laboratorium/tempat praktikum mahasiswa dan lainnya, “jelasnya dalam sambutan, kemarin. 

Anggota DPR Papua Barat Syaiful Maliki Arief, mengungkapkan bahwa pengembangan pendidikan di UM-Sorong harus didukung, karena sebagian besar mahasiswa yang belajar di UM-Sorong adalah warga Asli Papua. Sehingga, pendidikan bagi OAP harus didukung dan difasilitasi secara baik oleh pemerintah melalui anggaran pendidikan yang sudah dialokasikan dalam dana Otsus bagi Papua dan Papua Barat.

“Jadi pengembangan pendidikan tinggi untuk Masyarakat Asli Papua bisa dimaksimalkan melalui Perguruan tinggi. Mahasiswa UMS yang mayoritas mahasiswanya  putra daerah, bisa ditingkatkan kemampuannya melalui  pelatihan, seminar dan penyediaan fasilitas pendidikan yang layak. Dan semua itu dapat difasilitasi dengan anggaran yang disediakan pemerintah provinsi melalui dana otsus,” terangnya. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed