oleh

Perinus Kelola Cold Storage 200 Ton di Poumako

TIMIKA – Salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang perikanan yakni PT Perikanan Nusantara (Perinus) resmi ditunjuk sebagai pengelola gudang beku atau cold storage berkapasitas 200 ton yang ada di kompleks Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Mimika yang ada di Poumako. 

Cold storage dibangun oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan di bawah kepemimpinan Susi Pudjiastuti, sudah diserahkan kepada Pemda Mimika. Untuk pengelolannya Pemda Mimika bekerjasama dengan PT Perinus yang ditandai dengan penandatangan kerjasama oleh Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE MH dengan Direktur Utama PT Perinus, Yana Aditya pada hari Selasa (22/10) lalu di Hotel Borobudur Jakarta. 

Dalam keterangan tertulisnya yang ditujukan kepada Radar Timika, Bupati Mimika Eltinus Omaleng mengatakan pada Tahun 2019 Kementrian Kelautan dan perikanan lewat SKPT Mimika membangun infrastruktur dalam percepatan pembangunan perikanan di Mimika, salah satunya adalah dibangunnya cold storage kapasitas 200 ton.

Pemda Mimika mempercayakan pengelolaan cold storage kepada PT Perinus dengan harapan dapat mengelola dengan baik, efektif, efesien dan bertanggung jawab sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh nelayan. Selain sebagai pembeli atau penampung hasil tangkap nelayan, PT Perinus diharap dapat melaksanakan fungsi pembinaan nelayan, agar kedepan produk perikanan Mimika dapat berdaya saing.

Bupati Mimika menyampaikan terima kasih kepada Kementerian  Kelautan dan Perikanan atas perhatiannya Kabupaten Mimika dalam sektor perikanan. Pemda Mimika sendiri berkomitmen memberikan dukungan pembangunan sarana dan prasarana. 

“Harapan kami kiranya program SKPT terus berlanjut agar dapat memberikan kontribusi untuk menarik investor agar berinvestasi dalam sektor perikanan di Kabupaten Mimika. Dengan kerjasama di sektor Perikanan ini tentunya akan berdampak positif untuk meningkatnya PAD Mimika,” tegas Bupati Omaleng. 

Sementara itu Direktur Utama PT Perinus, Yana Aditya dalam sambutannya mengatakan PT Perinus akan menjadi operator yang mengoperasikan aset cold storage sebanyak dua unit berkapasitas 200 ton di Mimika. Selain itu PT. Perinus berperan sebagai offtaker atau pengumpul, pembeli ikan-ikan hasil tangkapan nelayan selanjutnya  akan dijual ke  pasar lokal maupun internasional (ekspor).  PT Perinus ingin kembangkan kerja sama kedepan dengan membuka pasar ikan agar nanti masyarakat sekitar bisa dapatkan manfaatnya.

Sinergitas ini kaya Yana merupakan upaya strategis antara  PT Perinus dan Pemda Mimika untuk dapat merangkai kerja sama yang lebih baik lagi kedepan. Ia juga berharap kerja sama ini bisa ditingkatkan dan menjadi satu model kerja sama antara daerah dan BUMN. 

Yana juga berharap agar kerja sama dengan Pemda Mimika tidak hanya dalam pembangunan cold storage melainkan dimungkinkannya pembuatan pasar ikan guna merangsang pasar lokal di wilayah Indonesia timur, khususnya di Mimika. 

PT Perinus sebelumnya telah beroperasi di 10 tempat. Untuk pengelolaan cold storage yang bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Pemda, berada di Muara Baru dengan kapasitas 2.000 ton, Sumenep 200 ton dan Talaud 200 ton. Sementara yang dimiliki sendiri, yakni di Sorong dengan kapasitas 350 ton, Ambon 350 ton, Bitung 350 ton, Bacan 200 ton, Makassar 100 ton, Surabaya 250 ton dan Benoa 300 ton. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed