oleh

Perintahkan Vaksinasi Dipercepat, Jokowi : Jangan Ada Stok, Segera Disuntikkan

Presiden Jokowi menyapa warga dan pelajar saat meninjau vaksinasi massal yang dilangsungkan di Gedung Serbaguna Mako Yonif Raider Khusus 762/Sorong.

PMB OPBJJ-UT Sorong

SORONG – Presiden RI Ir Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung vaksinasi massal bagi masyarakat umum, pelajar, dan lanjut usia yang dilangsungkan di gedung serbaguna Yonif Raider Khusus 762 Sorong, Senin (4/10). Selain peninjauan langsung, Presiden Joko Widodo juga menyaksikan vaksinasi massal melalui video conference yang dilaksanakan jajaran Koarmada III di wilayah kerjanya masing-masing, Satuan TNI dan Polri lainnya di wilayah Papua Barat diantaranya di Kabupaten Bintuni, Fakfak, Manokwari, Raja Ampat, Sorong Selatan, Teluk Wondama, dan Kaimana.

Dalam kesempatan ini, Jokowi memerintahkan agar vaksinasi Covid-19 di wilayah Provinsi Papua Barat dipercepat. Orang nomor satu di Indonesia ini ingin para pelajar dan mahasiswa secepatnya melaksanakan kegiatan pembelajaran tatap muka.

Awalnya, Jokowi menerima laporan dari sejumlah daerah di Provinsi Papua Barat, seperti dari Kabupaten Manokwari yang menargetkan vaksinasi 600 orang terdiri atas pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum. “Bagus bagus sekali, diajak semua para pelajar mahasiswa dan juga masyarakat, utamanya untuk mahasiswa dan pelajar agar bisa pembelajaran tatap muka dilaksanakan secepat-cepatnya,” kata Jokowi.


Presiden Jokowi menerima laporan vaksinasi dari Kabupaten Fakfak yang melaporkan masih ada stok vaksin 5.440 dosis. Mendapat laporan tersebut, Jokowi memerintahkan stok vaksin segera dihabiskan. “Segera dihabiskan, jangan ada stok vaksin, segera disuntikkan, semakin cepat semakin baik,” tegasnya.

Jokowi menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat mengikuti vaksinasi yang dilakukan demi mencegah penularan Covid-19. “Saya sangat mengapresiasi, sangat menghargai antusias masyarakat yang begitu besar untuk ikut program vaksinasi massal ini dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 utamanya varian Delta di Provinsi Papua Barat maupun di negara kita Indonesia,” ucap Jokowi.

Sementara itu, saat menyampaikan arahan kepada Forkopimda se-Papua Barat yang dilangsungkan di Gedung Drs.Ec Lambert Jitmau Kompleks Kantor Wali Kota Sorong, Presiden Jokowi meminta kepala-kepala daerah se-Papua Barat mempercepat vaksinasi sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. “Apabila sudah ada stok vaksin langsung dihabiskan, jangan menunggu atau menyimpan lama. (Vaksinasi) harus dipercepat,” tegas Jokowi,

Presiden juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Provinsi Papua Barat terutama jajaran TNI dan Polri serta pihak terkait lainnya atas kerja keras dalam penanganan Covid-19 sehingga kasus Covid terus mengalami penurunan. Dikatakannya, kasus Covid terkonfirmasi positif di Papua Barat sudah sangat sedikit. Kendati demikian, Jokowi memerintahkan agar vaksinasi digencarkan, jangan biarkan kasus aktif bertambah.

Kendati kasus aktif Covid sedikit, Jokowi mengingatkan agar protokol kesehatan terus diterapkan, masyarakat harus disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari meskipun kasus aktif Covid-19 sedikit. “Protokol kesehatan harus terus diterapkan agar kasus Covid-19 di Papua Barat tidak kembali mengalami lonjakan,” tandasnya.

Jokowi juga mengharapkan pemerintah daerah se-Papua Barat tetap waspada dan hati-hati terhadap penyebaran Covid-19. “Terus lakukan pelacakan sebanyak-banyaknya agar yang positif dapat diisolasi di tempat terpusat ataupun melakukan isolasi mandiri agar kasus tidak bertambah,” imbuhnya. (ian)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed