oleh

Perayaan Imlek Dibatasi

SORONG – Perayaan Tahun baru Imlek 12 Februari 2021 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Bila biasanya ibadah perayaan tahun baru Imlek di Vihara Buddha Jayanti Klademak Kota Sorong digelar dengan ­meriah dihadiri banyak orang, tahun 2021 hanya di­ikuti oleh 12 orang yang merupakan ­pengurus Vihara.  Demikian dikatakan Sekertaris Majelis Buddayana Indonesia Kota Sorong, Romo Sutresno.

Menurut Romo Sutresno, adanya surat edaran dari Dirjen Bimas Buddha bahwa ibadah dilaksanakan secara online, hanya saja ada pemberian dispensasi dimana nanti yang akan mengikuti ibadah kebaktian hanya para pengurus maksimal 12 orang mulai dari tanggal 1 Februari, 19 Februari hingga 26 Februari 2021. “Tahun lalu bisa lebih dari 50 orang, tapi tahun ini hanya 12 orang bahkan di tanggal 12 Februari 2021 nanti setelah ibadah kebaktian nanti mungkin kami makan siang dan setelah itu selesai,” jelasnya kepada Radar Sorong, Rabu (10/2).

Diakui, biasanya di tahun-tahun sebelumnya diadakan bhakti sosial sebelum perayaan Imlek, namun tahun ini ditiadakan. Selain di Vihara Buddha Jayanti, Romo mengatakan perayaan Imlek juga dilaksanakan di beberapa Vihara lainnya sehingga tidak terpusat di Vihara Buddha Jayanti. “Tahun 2021 ini kami juga mendapatkan imbauan tidak menggunakan kembang api,” ungkapnya.

Dia berharap dalam perayaan Imlek tahun 2021 ini, sebagai umat Buddha maupun umat beragama lainnya bersama-sama saling intropeski diri dan mawas diri, sebab bangsa Indonesia sedang diuji. Menurut Romo, ‘Ibu Pertiwi’ sedang menangis, hal ini dibuktikan dengan terjadinya bencana dimana-mana dan munculnya wabah Covid-19. “Kita sebagai manusia harus bisa intropeksi diri sehingga apa yang kita alami selama ini segera berlalu,” pesannya. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed