oleh

“Perangi Covid” dengan Kampung Tangguh

-Metro-103 views

SORONG – Guna memutus penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Sorong, Polres Sorong Kota berserta TNI AD (Kodim 1802 Sorong) bersama unsur Pemerintah Daerah Kota Sorong telah membentuk 10 Kampung Tangguh.
Hal ini disusul dengan dilaunching Kampung Tangguh oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui virtual, Kamis (25/2).
Salah satu Kampung Tangguh yang kini menjadi percontohan ialah Kompleks Raihana, Kelurahan Sawagumu Distrik Sorong Timur. Dimana menurut, Kapolres Sorong Kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan, S.IK.,MH bahwa Kompleks Raihana ini menjadi kampung percontohan bagi para kampung-kampung Tangguh lainnya sebab Kompleks Raihana ini telah tersedia peralatan protokol kesehatan mulai dari posko Covid-19 hingga tempat isolasi ­mandiri (rumah sewa).

“Dalam Kampung Tangguh yang sudah berjalan, kami lebih memprioritaskan Ketahanan Kesehatan sesuai dengan instruksi Mendagri melalui penjabaran Kapolri atau Panglima TNI terkait pelaksanaan PPKM Skala Mikro yang menyentuh hingga tingkat RT/RW,”jelasnya kepada awak media, kemarin.
Bahkan, tambah Kapolresta Sorong setiap Kampung Tangguh akan menerapkan 3T yakni testing, tracing dan treatment. Karena, pihaknya pun mendapatkan data dari Dinas Kesehatan Kota Sorong dimana saja ada masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 maka akan dilaksanakan Rapid Antigen ke lingkungan tersebut.

“Kami melibatkan unsur Babinsa dari Bhabinkamtibmas serta PAM Swakarsa hingga pihak kesehatan dan puskesmas sama sama mengawasi. Karena prioritas kita untuk menekan penyebaran Covid-19,”ungkapnya.
Untuk peresmian 100 Kampung tangguh se-Papua Barat secara virtual diikuti oleh Wakil Gubernur Papua Barat Pangdam XVIII Kasuari, Kapolda Papua Barat serta Kapolres di setiap Kota/Kabupaten di Papua Barat, Kamis (25/2). Kampung tangguh ini merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, yang dimulai dari tingkat terkecil di setiap RT/RW yang diwakili oleh satu kampung.
Kapolres Sorong AKBP Robertus Alexander Pandiangan, S.IK, MH. Menyebutkan, dari 100 Kampung Tangguh yang ditargetkan di Provinsi Papua Barat, saat ini jumlah Kampung tangguh yang ada telah melampaui target yakni sebanyak 115 Kampung tangguh yang tersebar di setiap Kabupaten/Kota yang dibina oleh kepolisian setempat. Polres Sorong sendiri telah membina sebanyak 14 Kampung Tangguh. Namun jumlah tersebut diupayakan akan terus bertambah nantinya.

”Saat ini Polres Sorong sendiri telah membina sebanyak 14 kampung ya bang nanti atau Kampung tangguh. Setiap Polsek membina 2 Kampung tangguh, namun ke depannya akan kami tingkatkan lagi untuk memenuhi segala kebutuhan masyarakat agar tidak membunuh sendi-sendi kehidupan di tengah masa pandemi,” ungkap Kapolres Sorong
Sementara itu, Wakil Bupati Sorong Suka Harjono, S.Sos, M.Si berharap, adanya Kampung Tangguh yang merupakan program dari pemerintah pusat dapat memperkuat daya ketahanan ekonomi masyarakat kampung.
Sebab Kampung tangguh dinilai terbentuk dari segala aspek kehidupan termasuk ketahanan kesehatan, ketahanan pangan dan ketahanan ekonomi. aspek-aspek tersebut diharapkan jangan sampai melumpuhkan sendi-sendi kehidupan masyarakat di ­masa pandemi Covid-19.
Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Sorong secara struktural juga telah menyediakan sejumlah dana yang bersumber APBD, guna pemberdayaan masyarakat kampung. (juh/ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed