oleh

Penyelundupan Narkotika Lewat Laut masih Rawan

DJBC Tetap Laksanakan Patroli Ditengah Pandemic Covid-19***

SORONG-Dalam masa pandemic Covid-19 yang melanda Indonesia khususnya Papua, Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea dan Cukai (DJBC) khusus Papua tetap melaksanakan patroli laut guna mengatasi masalah penyeludupan, kegiatan illegal dan juga melakukan pemeriksaan terhadap kapal-kapal asing yang masuk di wilayah Papua. Kegiatan patroli ini direncanakan akan berlangsung selama 14 hari, Rabu (15/7).

Kepala Kantor Wilayah DJBC Khusus Papua, Akhmad Rofiq menjelaskan, sebagian pulau Papua ini merupakan daerah wisata seperti Raja Ampat, Teluk Cendrawasi dan Fak-fak serta daerah lainnya. Sehingga dengan adanya patroli laut, maka pihaknya bisa melakukan pelayanan pemeriksaan terhadap kapal-kapal luar negeri, seperti kapal Yacht, Cruise dan lain sebagainya.

“Patroli ini ada patroli berdasarkan perintah dari pusat maupun mandiri atau perintah dari Kanwil DJBC Papua, kita akan melakukan operasi dari perairan Utara Papua dan bisa juga ke arah Selatan Papua, tergantung hasil update yang diberikan oleh intelejen dan update dari kantor-kantor. Karena Patroli kita ini dibawa supervise Kanwil DJBC khusus Papua dengan dilengkapi 1 satker yakni pangkalan sarana operasi dengan kekuatan kapal,”jelasnya kepada Radar Sorong, usai apel pelepasan crew patroli, kemarin (15/7).

 Dalam kegiatan patroli ini, pihaknya melibatkan 23 personel gabungan dari Kanwil DJBC dan Pangkalan Sarana Operasi Tipe B Sorong untuk melakukan patroli, namun jika seandainya diminta tambahan crew, maka akan disesuaikan dengan kebutuhan tingkat kerawanan tempat patroli. Selain itu, tambah Akhmad, patroli laut ini akan berlangsung selama 14 hari namun bisa juga diperpanjang. Kemudian Crew patroli pun harus menerapkan protokol Covid-19.

“Baik menggunakan masker, kemudian sudah disiapkan alat pelindung diri, hand sanitizer, sehingga saat di lapangan ketika melakukan pemeriksaan mereka tidak akan takut. Dan kegiatan mereka pun tetap menerapkan jaga jarak. Mereka juga rutin dilakukan pengecekan kesehatan. Bahkan kalau diperlukan kami ada dokter untuk dilakukan Rapid test,”terangnya.

 Ditengah Covid-19 ini tidak menghalangi Kanwil DJBC menjalani tugas patroli sebab kegiatan pengawasan dan pelayanan di laut harus berjalan karena penyelundupan baik barang illegal seperti narkotika dan lainnya  masih berpotensi. Sebab pihaknya berserta penegak hukum dan unsur terkait sudah pernah melakukan tindakan seperti menindak penyeludupan narkotika jenis ganja di Jayapura, maupun BBM di sekitar Manokwari.

“Termasuk pelayanan pemeriksaan kapal-kapal Yacht di Raja Ampat, Teluk Cenderawasih. Kami berharap meskipun dalam kondisi Covid-19 kita tetap melakukan tugas Negara. Tentunya bekerja sama dengan penegak hukum lainnya yang sama-sama melakukan pengawasan di laut namun dengan tugas yang berbeda-beda, ”tuturnya.

 Pihaknya sudah pernah melakukan operasi untuk melakukan penindakkan seperti BBM ilegal, Ganja di Jayapura dan juga dilakukan pengawasan terhadap kapal-kapal Yacht serta kapal-kapal yang dicurigai masuk di perairan Papua.

”Yang paling rawan itu ada di perbatasan perairan antara Papua New Guiney dan Papua dimana yang dominan diseludupi adalah produk dari Papua New Guiney seperti vanili dan ganja kalau di perairan Sorong inikan cuma turis asing,”pungkasnya.(juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed