oleh

Penyaluran BST, Kantor Pos Tertib Prokes

-Ekonomi-61 views

SORONG – Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang disalurkan melalui Kantor Pos Indonesia.
Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada 9 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
BST merupakan bentuk kelanjutan komitmen Presiden Joko Widodo, dalam melindungi masyarakat tidak mampu pada masa pandemi.
Pada program BST tahun ini, Kemensos menganggarkan dana sebesar Rp 32,5 triliun. Nantinya, setiap KPM berhak mendapat BST sebesar Rp 300.000.
Manager Operasi Kantor Pos Sorong, Willem Nasrun Siregar mengatakan Penyaluran BST Kota Sorong sudah mulai disalurkan sejak hari Jumat (8/1/2021) hingga Sabtu (16/1/2021). Namun di tengah pandemi covid-19 diharapkan dapat diperpanjang waktu Penyaluran BST.

“Kita mulai hari Jumat minggu lalu hingga nanti hari Sabtu dalam minggu ini. Jumat itu kita mulai di Sorong Kepulauan melayani 4 Kelurahan dan hari Sabtu di Maladumes dan melayani 4 Kelurahan. Kemudian Senin hingga saat ini kita bayarkan BST di kantor pos Sorong dan di kantor pos Remu tabagi (terbagi) per Kelurahan hingga hari Sabtu minggu ini,” jelasnya.
Dikatakannya bahwa BST merupakan bantuan sosial tunai dari Kementerian sosial, kantor pos ditunjuk untuk menjadi tempat dimana mereka menerima pembayaran atau menyalurkan BST tersebut.
“Sedangkan pendataan dilakukan oleh dinas sosial. Penyaluran untuk Kota Sorong saat ini 8143. Kemudian yang sudah tersalurkan hingga (14/1/2021) yaitu lebih kurang 2800 KPM,” katanya.

Lanjutnya, Apabila sampai hari Sabtu belum mencapai target sekiranya kita maklumi karena di tengah pandemi covid ini kita juga sudah melakukan sosialisasi atau informasinya ke pihak kelurahan dan beberapa satuan kerja lain sehingga mungkin masih banyak masyarakat yang menerima BST belum mengetahui misalnya yang ada di kabupaten.
“Bisa saja tidak bisa semua tersalurkan pada hari Sabtu karena bisa saja orang tidak tahu karena mereka mungkin lagi di kabupaten Tambrauw atau di Raja Ampat dan itu seringkali terjadi,” katanya.
Dia mengungkapkan dengan pengalaman yang sudah-sudah Kantor Pos ingin range waktunya ditambah. Karena pendistribusian BST kita juga sedang mengalami kondisi pandemi jadi orang tidak bisa mobile. Dan mestinya pemerintah mengenai hal tersebut.

“Mohon waktunya agak diperpanjang. Sehingga apakah waktunya dapat diperpanjang atau tidak kami tidak tahu karena semua keputusan ada pada Kementerian Sosial,” ungkapnya.
Dia juga menambahkan sedangkan untuk protokol kesehatan kami berusaha untuk melakukan yang terbaik seperti menyediakan tempat cuci tangan kemudian yang datang wajib menggunakan masker serta tempat duduk yang disediakan memiliki jarak.
“Saya tidak mengatakan standarisasi tetapi itulah yang bisa kita lakukan. Mudah-mudahan itu tidak terlalu jauh dari harapan pemerintah,” ujarnya.
Lanjutnya, Bagi penerima BST harus membawa KTP, tetapi jika yang penerima tidak bisa datang maka bisa diwakilkan oleh keluarga yaitu dengan membawa bukti KK di mana ada nama penerima dan nama yang diwakilkan.

“Jadi ada rantai hubungan keluarga,” tegasnya.
Harapannya agar penerima BST ini diberikan tepat sasaran dan kami berharap teman-teman di Kelurahan juga dapat membantu untuk mensosialisasikan dan juga dapat bantu menyalurkan.
“Saya sudah menawarkan tetapi teman-teman lurah merasa khawatir jika orang-orang yang di kelurahannya tidak ada nama di penerima BST. Mohon maaf biasanya kacanya dilempar dan itu terjadi di Tanjung Kasuari. padahal di komunitas lebih memudahkan penerima BLT karena mereka sudah saling kenal sehingga pendistribusian lebih cepat,” pungkasnya.
Dari pantauan Radar Sorong, terdapat 2 loket. Dimana loket satunya untuk mengambil undangan kemudian penerima BST melihat apakah dia mengambil di kantor pos atau di kelurahan Remu yang telah ditunjuk kantor pos kemudian pada loket kedua untuk melakukan pencairan BST atau mengambil dana BST yang terdapat 3 meja yaitu Kelurahan kampung Baru, Kelurahan klabala dan kelurahan klakublik.
Sementara itu, Dona yang sedang antre mengaku senang dengan bantuan dari pemerintah terhadapnya.
“Saya senang karena di pandemi begini pemerintah benar-benar hadir bantu kita,” ungkapnya.(Zia)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed