oleh

Penumpang Terjebak Lockdown Diangkut Gunung Dempo

MANOKWARI – Aktivitas di Kantor Pelni Cabang Manokwari, di Jalan Siliwangi kembali bergairah, Jumat (19/6). Tampak terlihat sejumlah warga yang membawa berkas-berkas. Petugas Pelni melayani warga yang ingin ­mengurus persyaratan keberangkatan di ­masa pandemi virus corona. Warga hanya diminta melengkapi persyaratan. Pelni belum ­melakukan penjualan tiket. “Tiket belum dijual. Kami hanya diminta lengkapi persyaratan,” kata seorang warga yang mengaku akan beragkat ke Surabaya.

Kepada warga yang datang meminta informasi, petugas Pelni memberitahukan bahwa dalam waktu dekat ini ada dua kapal  yang akan melayani pelabuhan Manokwari, KM Gunung Dempo dan KM ­Ciremai. KM Gunung Dempo direncanakan tiba di Manokwari, Sabtu (20/6) sekitar pukul 16.00 WIT membawa 400-an penumpang yang terjebak lockdown di Jayapura.

 General Manager PT Pelni Cabang Manokwari, Musli Yuslia mengatakan, masuknya KM Gunung Dempo ini bukan berarti pelayanan kapal-kapal  Pelni sudah normal kembali. KM Gunung Dempo singgah di Manokwari atas pemintaan pemerintah Kabupaten Manokwari untuk memulangkan sekitar 400-an warga Manokwari yang tertahan di Jaya­pura sejak penutupan pelabuhan dan bandara untuk transportasi komersial. “Sampai sekarang belum ada perintah penjualan tiket,” ujar saat dihubungi Radar Sorong.

Musli Yuslia belum bisa memastikan kapan pelayanan kapal Pelni normal kembali. Pengoperasian kapal tergantung dari permintaan pemerintah daerah. “Kita akan melakukan pelayaran bila pemerintah daerah meminta. Pelni turut membantu pemerintah melakukan pencegahan penyebaran wabah corona,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Bupati Manokwari, Drs Edi Budoyo mengatakan pemerintah ­daerah akan menyambut  kedatangan ratusan warga Manokwari yang tertahan di Jayapura. Tiba di Manokwari, sekitar 400-an warga  ini diarah­kan untuk menjalani karantina mandiri selama 14 hari sesuai ketentuan.  Mereka ini sebelumnya telah menjalani rapid test di Jayapura dengan hasil non reaktif. 

Kadis Perhubungan ­Provinsi Papua Barat, Agustinus ­Kada­kolo ditemui terpisah mengatakan, pihaknya juga telah mempersiapkan penyam­butan kedatangan 400-an penumpang dari Jayapura. Menurutnya, KM Gunung Dempo hanya mengangkut penumpang yang turun di Manokwari. 

“Kapal sandar di pelabuhan Sorong tetapi angkat penumpang saja, tidak kasi turun penumpang,” ujarnya.

Divisi Penyaringan Pelaku Transportasi Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Papua Barat lanjut Kadakolo telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menerima penumpang. Akan dilakukan pengawalan ketat. “Mereka yang datang dari Jayapura ini ber-KTP Papua Barat,” ucap Kadakolo. (lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed