oleh

Pengumuman Razia Masker, Hoaks

-Metro-113 views

SORONG-Beredarnya selembaran kertas pengumuman akan dilaksanakan razia masker pada hari Selasa 26 Januari 2021 nanti pada group Whatshapp menjadi pertanyaan bagi masyarakat. Namun hal tersebut dibantah tegas oleh Kasat Lantas Polres Sorong Kota, AKP Ade Far-Far, S.IK, dimana menurut Kasat Lantas Polres Sorong Kota, pengumuman tersebut adalah hoaks.

Pengumuman tersebut berisikan dari Ditlantas Polda, disebukan ada razia masker serentak di seluruh wilayah Indonesia, baik yang di kantor, toko, bengkel mobil, sepeda motor, warung-warung dan seluruh warteg.  Dalam pelaksanaannya tersebut terlibat langsung yakni semua lintas sektor dari Kejaksaan, Polisi, POM dan lain-lain. Apabila ada yang tidak pakai masker langsung ditindak bayar di tempat Rp 250.000. Tolong diinfokan ke keluarga, tetangga dan teman semua jangan sampai kena denda.

Kasat Lantas Polres Sorong kota, AKP Ade Far -Far, S.IK menjelaskan, pengumuman tersebut tidak benar sehingga masyarakat diimbau tidak mempercai berita-berita atau pengumuman hoaks dan tidak jelas darimana sumbernya.

“Kami tidak ada razia-razia masker kok, itu hoaks saja bahkan sangat terlihat kalau itu pengumuman hoaks,”jelansya kepada Radar Sorong, kemarin.

Kemungkinan, sambung Kasat Lantas, ada oknum masyarakat atau oknum tertentu melihat pihak Lantas melaksanakan pengaturan di sore hari sehingga diduga akan melakukan razia, padahal itu tidaklah benar karena selama pandemi Covid-19 ini Lantas Polres Sorong Kota pun sudah tidak melakukan razia.

“Paling kami hanya berikan teguran, kemudian kalau ada pelanggaran pun yang kami fokuskan itu hanya helm dan knalpot racing saja sedangkan masker itu tidak ada alias hoaks,”ujarnya.

Karena ditakutkan pengumuman tersebut disalahgunakan oleh oknum-oknum tertentu, Kasat Lantas Polres Sorong kota mengimbau agar masyarakat Kota Sorong tidak mudah termakan hoaks dan bisa melihat dari tutur bahasa penulisan dan tujuan dari pengumuman tersebut.

”Kalau memang ada isu yang kurang jelas, bisa dikonfirmasi langsung ke pihak kepolisian manapun baik dari anggota Lantas maupun anggota kepolisian lainnya,”ujarnya.

Biasanya,, sambung Kasat Lantas Polres Sorong Kota, berita maupun pengumuman hoks tersebut terjadi di bulan Juli hingga Agustus seperti SIM gratis dan lain sebagainya. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan bijak dalam melihat sebuah pengumuman maupuan lainnya yang bersifat penipuan.

“Kami saat ini kegiatannya bersifat teguran, penindakan hukum yang sesuai dengan target dan sasaran yang ditentukan seperti helm, knalpot racign. Hal ini kami pilah, kalau sudah fatal sekali maka akan kami tilang tapi kalau masih biasa saja maka kami hanya memberikan teguran,”pungkasnya.(juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed