oleh

Pengoperasian Kembali Kapal, Menunggu Surat Resmi

KAIMANA – Bupati Kabupaten Kaimana Drs. Matias Mairuma mengatakan, jika ­kepala PT. Pelni Cabang Kaimana beberapa waktu lalu telah bertemu dengan dirinya, ­guna membahas terkait dengan pengoperasian kembali kapal PT. Pelni yang melayani rute dari dan ke Kaimana.
Kapal PT. Pelni menghentikan sementara jalur pelayaran di seluruh Indonesia, termasuk ke Kabupaten Kaimana berdasarkan instruksi Kementerian Perhubungan RI, guna mencegah penyebaran ­Corona.
“Dalam konteks kapal penumpang di Kabupaten Kaimana, supaya saya bisa mempertanggungjawabkan keputusan dengan melihat situasi saat ini. Kongkritnya dalam menghadapi New Normal yang pemerintah pusat telah siapkan, dan kami wajib harus ikuti. Saya minta surat resmi dari kepala Pelni Kaimana, bahwa bagaimana meminta daerah untuk memberikan ruang. Ketika surat masuk, saya langsung akan jawab,” jelas Bupati Kaimana Drs.Matias Mairuma ketika dikonfirmasi di Ruang Rapat Kantor Bupati Kaimana, Senin (15/6).

Jajaran Kantor Cabang PT.Pelni, melakukan video conference Kesiapan Operasional Kapal Penumpang.


“Kita cari winwin solution, silahkan jalan akan tetapi protokol medis ini akan tetap diterapkan. Hanya betapa sulitnya menerapkan protokol medis di Kapal penumpang saya tidak bisa membayangkan,” lanjut Bupati.
Selain itu dikatakan Bupati Kaimana dua periode ini, dirinya juga tidak membayangkan terkait penerapan New Normal di atas Kapal Penumpang. Semisal ada satu penumpang yang hasil rapid test reaktif, sehingga kemungkinan penyebaran lebih cepat di atas kapal karena banyak benda padat. “Physical distancing itu sudah tidak bisa kita hindari,” kata Bupati.
Kepala PT. Pelni Cabang Kaimana Budi Wibowo, ­ketika dikonfirmasi melalui saluran telponnya mengatakan jika hari ini, pihaknya telah melayangkan surat ke Pemda Kaimana tentang pengoperasian kembali kapal Pelni ke Kaimana.
“Surat sudah diantar sama staf dalam surat sudah kami sampaikan untuk pengoperasian kembali, kapal Pelni ke Kaimana baik untuk melayani penumpang maupun logistik. Serta tetap ­mengikuti protokol kesehatan selama dalam pelayaran,” jelasnya. (fat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed