oleh

Pengisian Posisi Wabup, Pertimbangkan Asas Pemerataan

SORONG – Mantan anggota DPRD Kabupaten Maybrat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga turut andil dalam memenangkan pasangan Bernard Sagrim –  Paskalis Kocu dalam pemilukada 2017 lalu, Korneles Suklu,S.Sos mengatakan soal bursa pencalonan wakil bupati pengganti antar waktu untuk mengisi kekosongan jabatan yang ditinggal almarhum Drs. Paskalis Kocu,MSi, pihaknya sudah tidak dilibatkan lagi dalam urusan PAW calon Bupati Maybrat yang direkomendasikan oleh PKS. 

Kendati demikian lanjut Korneles Suklu, sebaiknya pengisian jabatan Wakil Bupati Maybrat pengganti antar waktu mempertimbangkan asas pemerataan.  “Artinya bahwa kalau bupati sudah dari Ayamaru, sekda dari Aitinyo, harapannya wakil bupati harus mewakili wilayah Aifat,” kata Korneles Suklu kepada Radar Sorong melalui sambungan telepon seluler, kemarin.

PMB OPBJJ-UT Sorong

Pihaknya lanjut Suklu, tidak memungkiri bahwa di dalam dunia politik tidak ada yang abadi, yang abadi hanyalah kepentingan. “Ini namanya politik, biasanya bicara lain prakteknya lain. Dalam politik tidak ada yang abadi, yang abadi hanyalah kepentingan,” ucapnya sembari mengharapkan bahwa siapapun yang kelak terpilih nanti mengisi posisi Wakil Bupati Maybrat, bisa optimal membantu Bupati Maybrat dan Sekda dalam melaksanakan tugas-tugas pembangunan, pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat sampai dengan selesai masa jabatan Agustus 2022 mendatang.

Seperti diketahui, dua partai dari koalisi 4 partai pengusung pasangan SAKO, masing-maisng Partai Golkar dan PDI, telah merekomendasikan sejumlah nama calon wakil bupati pengganti antar waktu. Partai Golkar mengusung dua nama yakni Jhon Fatie dan Sarteis Wanane, sedangkan PDIP merekomendasikan tiga nama yakni Markus Jitmau, Sarteis Wanane dan Hanok Jitmau. Nama nama tersebut diproses secara berjenjang hingga di DPP untuk mendapatkan persetujuan dan keputuan, dan selanjutnya diajukan ke Pansus Pemilihan Wakil Bupati Pengganti Antar Waktu di DPRD Maybrat. Dua partai koalisi lainnya yakni Partai NasDem dan PKS, sejauh ini belum diketahui siapa yang direkomendasikannya untuk mengisi posisi orang nomor dua di Kabupaten Maybrat. (ris)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed