oleh

Pengeroyokan Berujung Maut, 4 Rumah Dibakar

Dua orang bersaudara, Eric M dan Robert M yang hendak pulang ke rumahnya di kompleks penginapan Arjuna Jalan Sungai Remu, Senin (5/10) dinihari sekitar pukul 02.00 WIT, dihadang oleh para pelaku lebih dari dua orang yang selanjutnya melakukan pengeroyokan. Usai melakukan aksinya, para pelaku kabur. Kedua korban yang menderita luka dilarikan ke RSAL. dr. Oetojo untuk mendapatkan perawatan medis. Perwakilan keluarga korban kemudian mendatangi Mapolres Sorong Kota melaporkan kejadian pengeroyokan tersebut.

Naasnya, korban bernama Robert tidak dapat diselamatkan. Ia menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 13.00 WIT. Kematian Robert menimbulkan amaran dan kekecewaan warga yang spontanitas melakukan aksi pengerusakan dan pembakaran sejumlah unit rumah yang diduga rumah terduga pelaku pengeroyokan.

Sebanyak 4 unit rumah dibakar di dua lokasi berbeda yakni dua unit rumah di Jalan Pendidikan Km 8 dan dua unit rumah di Jalan Tanjung Seget Km 8 Kota Sorong. Aksi pembakaran tersebut sebagai bentuk kekecewaan sekelompok warga atas meninggalnya Robert, juga meminta pihak kepolisian untuk menemukan pelaku pengeroyokan dalam kurun waktu 2X 24 jam.

Ketua RT 04/RW 01 Kelurahan Klabulu, H. Ibrahim Tanebe mengatakan ia tidak tahu persis kejadian awalnya, namun tiba-tiba sekitar pukul 14.30 WIT sekelompok warga datang mencari tahu rumah dari terduga pelaku dan langsung membakar rumahnya. Ibrahim mengakui sekelompok warga yang datang tersebut membawa alat tajam dan potongan kayu, kedua rumah yang dibakar tersebut merupakan rumah warga di RT-nya  “Saya tidak tau mereka bakar berapa rumah, karena mereka sudah bilang untuk tidak datang dan lihat-lihat,” kata Ibrahim kepada wartawan, kemarin.

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pengeroyokkan

Kapolres Sorong Kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan,S.IK,MH mengatakan, setelah mendapatkan laporan kejadian pengeroyokan dua saudara yakni Eric M dan Robert M sekitar pukul 03.30 WIT oleh perwakilan keluarga korban, pihaknya langsung bergerak melakukan pencarian terduga pelaku pengeroyokan. “Kami sudah tindak lanjuti, kami sudah bergerak untuk mencari yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan  dan kami pun sudah mengantongi identitas pelaku yang diduga lebih dari dua orang tersebut,” kata Kapolres Sorong Kota kepada wartawan, kemarin.

Diakuinya Kapolres, buntut dari kejadian pengeroyokan tersebut, massa melakukan pembakaran rumah yang diduga milik terduga pelaku. Menurut Kapolres, hal tersebut merupakan aksi spontanitas, sebab salah satu korban yakni Robert meninggal dunia. Kapolres mengatakan belum mengetahui pasti jumlah rumah yang terbakar karena belum melakukan identifikasi TKP kebakaran. “Kami pun belum mengindentifikasi tempat kejadian, akan tetapi sementara ini yang terlihat baru empat rumah,” katanya.

Kapolres mengungkapkan bahwa massa menuntut agar para pelaku pengeroyokan segera ditangkap. Pihaknya sudah melakukan upaya pengejaran yang diduga pelaku, sehingga ia meminta warga tidak melakukan gerakan semacam ini karena akan memperburuk suasana. “Yakinlah kita sudah bergerak, kita juga melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap pelaku. Kami akan melakukan pengungkapan karena keluarga memberikan waktu kepada kami 2X24 jam,” ungkapnya.

Ditanyai terkait pelaku pembakaran sejumlah rumah, Kapolres Sorong Kota mengatakan jika ada laporan maka akan dikembangkan lagi. Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya melakukan pendekatan dengan keluarga untuk menenangkan keluarga dan percayakan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. (Juhra Nasir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed