oleh

Penertiban, Satgas tak Perlu Koordinasi

-Metro-140 views

SORONG-Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kota Sorong, Herlin Sasabone mengatakan bahwa 2 sekolah yang melakukan KBM tatap muka tanpa SK Wali Kota Sorong ditegur Satgas tidak perlu koordinasi, karena Penanganan Covid-19 Kota Sorong melakukan hal tersebut sesuai dengan aturan.

“Sebenarnya itu bukan pembubaran, lebih kepada teguran secara lisan terhadap 2 sekolah yang melakukan tatap muka sebelum menerima SK dari wali kota. Sebagaimana pertemuan kita di bulan Februari itu sudah disampaikan bahwa nanti ada SK wali kota yang akan dibagikan sendiri oleh bapak wali, setelah itu baru kegiatan tatap muka boleh dilaksanakan,” tegasnya kepada Radar Sorong, Senin (15/3).

Menurutnya, ketika melakukan tindakan menertibkan sekolah yang melakukan KBM tatap muka tanpa SK Wali Kota, dengan tegas Herlin mengatakan bahwa Satgas Penanganan Covid-19 Kota Sorong tidak perlu melakukan koordinasi kepada Dinas Pendidikan Kota Sorong karena tindakan tersebut mengacu pada kesepakatan bersama ketika melakukan pertemuan dengan Wali Kota Sorong, Drs.Ec.Lambert Jitmau, MM, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan semua kepala sekolah se-Sorong Raya.

“Kami tidak perlu koordinasi lagi. Karena kalau kita mengacu kepada kesepakatan pada saat pertemuan bersama semua kepala sekolah yang ada di Samu Siret waktu itu, bahwa aktivitas tatap muka akan diberlakukan setelah menerima SK wali kota, sebagai dasar untuk pelaksanaan kegiatan tatap muka. Sehingga kalau ada laporan yang kami terima bahwa ada kegiatan ini kan tentunya pasti menyalahi. Artinya tidak sesuai dengan kesepakatan yang ada. Sehingga kami memberikan teguran lisan, bahwa menunggu dulu ada SK Wali Kota baru diadakan kegiatan tatap muka silahkan,” tegasnya.

Herlin meminta agar pihak sekolah untuk jangan dulu membuka aktivitas sekolah kegiatan belajar mengajar tatap muka sampai menunggu SK wali kota. “Pihak sekolah mungkin bisa bersabar dahulu. Sebab kita masih dalam zona merah. Ini untuk kepentingan dan kesehatan kita bersama anak-anak murid kita juga. Jadi sementara untuk tidak melakukan tatap muka dulu sambil menunggu SK wali kota. Kalau tidak salah, minggu besok sudah diserahkan itu. Kalau sudah ada SK silahkan dilakukan,” pungkasnya.(zia)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed