oleh

Penertiban Mobil Dinas, Tim KPK Apresiasi Pemprov

-Manokwari-513 views

MANOKWARI-Tim Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) KPK (Komisi Pemberantasan Korusp) bersama jajaran pemerintah Provinsi Papua Barat dan kabupaten/kota, Kamis (10/10/2019) menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi Penertiban Aset Daerah dan Optimalisasi Pendapatan Daerah.
Anggota Tim Kosupgah KPK, Maruli Tua mengatakan, secara umum kegiatan supervisi pencegahan di Papua Barat dinilai cukup berhasil. Sudah ratusan kendaraan dinas telah ditarik dari pejabat, ASN dan pensiunan. “Kami apresiasi progres penertiban aset sudah cukup baik,” ujar Maruli Tua kepada wartawan, kemarin.
Pemprov Papua Barat dan kabupaten/kota telah menandatangani kerjasama dengan Kejaksaan Tinggi Papua. KPK akan terus berkoordinasi dengan Kejaksaan agar memaksimalkan fungsi dalam penertiban aset.
Maruli Tua meminta kepada ASN, pejabat, pensiunan, mantan pejabat politik agar mengembalikan aset ke pemerintah daerah. Dia tak ingin nanti ada ‘Surat Cinta’ dari Kejaksaan selaku pengacara negara ditujukan kepada ASN, pensiunan ataupun keluarga mantan pejabat.
“Jadi, jangan sampai nanti ada ‘Surat Cinta’ dari Kejaksaan. Dengan segala hormat kami minta aset-aset yang masih dikuasai segera dikembalikan ke pemerintah daerah.” Katanya.
ASN, pensiunan atau keluarga mantan pejabat yang bersikeras menguasai aset pemerintah lanjut Maruli Tua dapat diproses hukum. “Ada beberapa strategis peneriban aset ini. Soal langkah hukum Kejaksaan yang punya kewenangan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Aset pada BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) Provinsi Papua Barat, Yakob Jitmau mengatakan, aset kendaraan dinas Pemprov Papua Barat yang dikuasi ASN, pejabat, pensiunan dan mantan pejabat politik sebanyak 1.177 unit. Yang sudah dikembalikan 225 unit mobil.
Mobil dinas yang telah ditarik dijejerkan di lapangan parkir kantor gubernur. Yakob Jitmau mengatakan, Jumat (11/10) akan kembali dilakukan penandantangan komitmen penertiban aset dan optimalisasi pendapatan daerah.(lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed