oleh

Penerimaan PBB-P2 2020, Kota Sorong Lebihi Target

-Ekonomi-144 views

Target Awal Rp 8 M, Realiasasinya Rp 9 M

SORONG – Pajak Bumi dan Bangunan sektor Perkotaan dan Pedesaan (PBB-P2) merupakan suatu potensi unggulan serta menjadi prioritas dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sorong. Hal ini dapat dilihat pada tahun 2020 target awal sebesar Rp 8.000.000.000, dan realisasinya sampai dengan 31 Desember 2020 sebesar Rp 9.536.496.428.

PMB OPBJJ-UT Sorong

Baca Juga : 2,2 Km Wilayah Sorsel Dicaplok Tetangga ?

Wali Kota Sorong, Drs.Ec.Lambertus Jitmau,MM menyerahkan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan sektor Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2021, kepada distrik dan lurah se-Kota Sorong, di Gedung Samu Siret Kantor Wali Kota Sorong, Kamis (3/6).

Wali Kota Lambert Jitmau mengatakan atas nama pemerintah maupun pribadi mengucapkan terima kasih kepada para Distrik dan Lurah Se-Kota Sorong. Yang dengan penuh kesadaran telah melaksanakan Kewajibannya, memotivasi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Kesadaran dan ketaatan seluruh warga masyarakat Kota Sorong, dalam membayar pajak merupakan bentuk kepedulian masyarakat yang sangat besar terhadap pelaksanaan pembangunan di Kota Sorong. Oleh karena itu untuk mendukung kesuksesan perlu diimbangi dengan peningkatan pembayaran pajak profesionalisme aparatur pajak. Termasuk kecepatan penyampaian SPPT PBB kepada wajib pajak. Dengan penyampaian SPPT PBB lebih awal, diharapkan lebih mendorong para wajib pajak untuk sesegera mungkin membayar pajak,” katanya usai melakukan Penyerahan secara simbolis SPPT PBB-P2 Tahun 2021, Kamis (3/6).

baca Juga : Lulusan SUPM Tanpa Coret Baju

Lanjutnya, untuk meningkatkan realisasi PBB tahun 2021 ini kepada seluruh aparat, terutama aparat Kantor Pelayanan Pajak Kota Sorong, “Saya harapkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dengan langkah itu, diharapkan kesadaran masyarakat dalam membayar PBB akan semakin meningkat,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retibusi Daerah (BPPRD) Kota Sorong, Demianus Nakoh,SE mengatakan penyerahaan SPPT Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sektor Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2021 kepada distrik dan lurah Se-wilayah pemerintah Kota Sorong.

“Penyerahan SPPT PBB-P2 tahun 2021 ke 10 distrik dan 41 kelurahan dengan tujuan kegiatan Pajak Bumi dan Bangunan sektor Perkotaan dan Pedesaan merupakan suatu Potensi unggulan serta menjadi prioritas dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sorong. Hal ini dapat dilihat dalam tahun 2020 target awal sebesar Rp 8.000.000.000, dan realisasinnya sampai dengan 31 Desember 2020 sebesar Rp 9.536.496.428,” katanya.

Baca Juga : KTL akan Diterapkan

Lanjutnya, dalam melihat target serta realisasi tersebut, kami meminta kerjasama dari distrik, lurah karena Pajak Bumi dan Bangunan telah menjadi pajak daerah yang harus dibayarkan secara baik dan benar. Karena hal itu akan berdampak pada penerimaan asli daerah. Yang sekaligus juga berdampak pada pembangunan di masyarakat yang bersumber dari pendapatan asli daerah. (zia)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

News Feed