oleh

Penerbitan SIM Alami Penurunan

AIMAS – Penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) oleh Sat Lantas Polres Sorong menurun selama pandemi. Bahkan saat awal pandemi merebak di Kabupaten Sorong, layanan pembuatan SIM di Sat Lantas Polres Sorong sempat ditutup dan baru mulai beroperasi kembali pada bulan Juli 2020 lalu.

Kasat Lantas Polres Sorong, AKP Stefani Ivonne Tasane, S.IK tidak menyebutkan secara detail terkait persentase penurunannya. Hanya saja ia menyebutkan, selama pandemi Sat Lantas Polres Sorong bisa menerbitkan antara 500-600 keping SIM per bulan.

PMB OPBJJ-UT Sorong

“Persentasenya saya tidak bisa disebutkan secara detail, yang jelas memang menurun selama pandemi. Saya awal menjabat, sudah pandemi, jadi agak susah kalau harus membandingkan dengan data sebelum pandemi. Yang jelas pasti berkurang, karena beberapa bulan awal pandemi kami sempat menutup layanan pembuatan SIM,” terang Kasat Lantas kepada Radar Sorong, Kamis (8/7).

Baru-baru ini, Sat Lantas Polres Sorong juga telah merilis program SIM Masuk Kampung untuk mempermudah masyarakat yang jauh agar tetap terjangkau pelayanan Polres Sorong. Namun, menurut Kasat Lantas, program itu tidak memberi dampak terhadap jumlah penerbitan SIM baru.

“Program SIM Masuk Kampung tidak berdampak terhadap banyaknya jumlah SIM yang dikeluarkan Sat Lantas Polres Sorong. Karena program tersebut hanya berlaku untuk perpanjangan SIM, bukan untuk membuat SIM baru,” ujarnya.

Ditambahkan Kasat Lantas, bahwa masyarakat yang hendak mengurus SIM baru tetap harus datang sendiri ke kantor. Karena untuk menerbitkan SIM baru, pemohon harus tetap mengikuti ujian dan test drive sebagai persyaratan mendapatkan SIM.(ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed