oleh

Penerapan Sanksi, Terkumpul Jutaan Rupiah

-Metro-24 views

Penerapan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan khususnya yang tidak menggunakan masker saat berkendara baik roda dua maupun roda empat dan roda enam mulai diterapkan secara tegas di beberapa titik di wilayah Pemerintah Kota Sorong. Penerapan tersebut dikawal langsung oleh unsur Polri serta Satpol PP dan langsung diberlakukan denda di tempat hingga bekerja sosial.

Pantauan Radar Sorong, khususnya di jalan Basuki Rahmat tepatnya depan Taman DEO Sorong, tim gabungan mulai melakukan penertiban, sehingga setiap warga yang berkendara tidak menggunakan masker langsung diarahkan menepi ke salah satu mobil (tempat penerapan sanksi) dan bertemu dengan petugas,  warga pun diberikan dua pilihan yakni apakah membayar denda sebesar Rp 50 ribu atau bekerja sosial membersihkan taman.

Kapolres Sorong Kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan, S.Ik., MH mengungkapkan, kegiatan penindakan ini memang hanya melibatkan Polri dan Satpol PP Kota Sorong, sedangkan untuk TNI memang untuk memback up kegiatan sosialiasi seminggu lalu. Ada beberapa titik , tambah Kapolres Sorong Kota yang dilakukan penindakan yakni di depan Taman DEO, di pasar-pasar dan beberapa titik lainnya.

“Ini sudah mulai efektif, karena masyarakat sudah disiplin menggunakan masker,”jelasnya.

Penerapan ini kemungkinan akan berjalan selama satu minggu ke depan, sambung Kapolres Sorong Kota dan selanjutnya akan dilakukan evaluasi. Apabila memang efek dari denda ini angka positif turun, maka bagus bila dilanjutkan saja karena ini sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat.

“Kami libatkan 70 personel setiap harinya, di Pasar Sentral, Pasar Bozwesen, Jembatan Puri, Saga, Ramayana Mall dan lain sebagainya. Kami mungkin sampai siang hari,”terangnya.

Kemudian, sweeping protokol kesehatan juga akan berlangsung di malam hari sebab nanti akan diberlakukan jam malam sehingga para pelaku usaha, terutama tempat makan. Sehingga, personel akan dibagi untuk patroli malam.

“Seperti tempat makan itu tidak boleh makan di tempat, harus dibungkus saja,”ungkapnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Sorong, Daniel Jitmau mengatakan, berdasarkan informasi yang ia dapat, sekitar 53 warga di dua titik wilayah Kota Sorong lebih memilih untuk membayar denda sanksi tidak menggunakan masker sebesar Rp 50 ribu, sehingga totalnya  Rp 2.650.000. Satpol PP Kota Sorong akan terus mengawal Perwali sepanjang masih meningkatnya pandemi Covid-19.

“Personel saya sekitar 70an orang tapi tidak saya turunkan semua, tapi secara bergantian,” katanya. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed