oleh

Penadah Motor Curian Ditangkap Polisi

JAYAPURA-Satuan Reksrim Polres Jayapura  membekuk, Sochris Dionliunokas (24), warga kawasan  BTN Pemda Doyo Baru distrik Waibu Kabupaten  Jayapura, yang seharinya berprofesi sebagai   Mekanik bengkel  Mentari di daerah tersebut, karena diduga menjad penadah motor curian, Selasa (12/8/19).

Infromasi yang dihimpun Radar Sorong di Humas Polda Papua, diketahui pelaku dibekuk di bengkel motor Mentari depan mata jalan Pasar Baru Sentani Kabupaten  Jayapura,  selain menangkap pelaku, Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa  2 unit sepeda motor hasil curian.

Penangkapan bermula saat  masyarakat ada melihat motor miliknya yang berada di bengkel motor Mentari depan mata jalan Pasar Baru Sentani yang telah hilang, mendapat informasi tersebut, anggota Unit Opsnal dan tim Curanmor Polres Jayapura langsung mendatangi bengkel tersebut dan mengamankan serta membawa pelaku beserta barang bukti Motor Satria FU ke Polres Jayapura.

Berdasarkan hasil penyelidikan terhadap Pelaku, pelaku mengaku  mendapatkan motor tersebut  dari Joshua warga kompleks Alaninom Doyo Baru Sentani Distrik Waibu Kabupaten  Jayapura,  Motor Satria FU tersebut diberikan oleh Joshua karena pada saat memperbaiki Motor milik Joshua dengan jenis Yamaha Vixion belum dibayarkan ongkos perbaikan terhadap pelaku.

Pelaku menjelaskan ada 1 unit Motor Mio dalam keadaan rusak yang dalam perbaikan oleh pelaku berada dirumahnya, sehingga tim langsung bergerak menuju rumahnya dan membawa motor tersebut ke Polres Jayapura.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol, Ahmad Mustofa Kamal kepada wartawan di Jayapura, Selasa (13/8/19), mengatakan   pihaknya akan  melakukan pengembangan terhadap kasus curanmor guna mengungkap jaringan curanmor lainnya, tidak menutup kemungkinan pelaku merupakan pemetik langsung dari hasil motor curian tersebut.

“Saat ini tim masih melakukan pengejaran terhadap pelaku curanmor an. Joshua yang beralamat di kompleks Alaninom, pelaku saat ini sudah mendekam di sel Tahanan Mapolres Jayapura,  dan dijerat dengan pasal 480 KUHP tentang penadahan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara,” tandasnya. (al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed