oleh

Pemprov Diharapkan Bantu Pembangunan Infrastruktur

-Manokwari-240 views

MANOKWARI-Bupati Pegunungan Arfak, Yosias Saroi, berharap pemerintah Provinsi Papua Barat, membantu percepatan pembangunan infrastruktur jalan di daerah tersebut. Langkah penting sudah diambil pemerintah pusat meningkatkan status ruas Manokwari-Anggi-Ransiki menjadi jalan nasional. Tahun 2020 pembangunan akan dimulai, kurang lebih ada 80 kilo meter.

Ia menyebutkan, masih cukup banyak ruas yang harus dibangun di antaranya jalan penghubung dari Manokwari, Pegunungan Arfak menuju Teluk Bintuni. “Untuk jalan penghubung antar distrik itu tanggung jawab kabupaten, tentu kami pun siap untuk melaksanakan. Untuk jalur antar kabupaten kami berharap provinsi bisa laksanakan,” kata dia.

Yosias akan segera menemui Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan, untuk menyampaikan pembagunan jalan dari Menyambow, Catubouw, Meyes, Testega, Maidodga hingga tembus di Moskona Utara wilayah Kabupaten Teluk Bintuni.

Menurut dia, ruas jalan tersebut cukup banyak sehingga membutuhkan dukungan Pemprov Papua Barat. Infrastruktur jalan dan jembatan masih menjadi kebutuhan mendasar di Pegunungan Arfak. Dia berharap, setelah seluruh jalan terhubung biaya transportasi di daerah ini bisa lebih murah.

“Dari Manokwari ke pusat ibu kota Pegunungan Arfak, jaraknya hanya sekitar 50 sampai 60 kilo meter. Tidak terlalu jauh, tapi waktu tempuh bisa sampai 4 hingga 5 jam karena medanya masih cukup sulit,” ujarnya.

Selain menekan waktu tempuh, percepatan pembangunan ini diharapkan bisa mengurangi ongkos transportasi dari dan menuju daerah yang kaya akan potensi pertanian dan pariwisata tersebut. “Sewa mobil dari Manokwari ke Anggi selama ini berkisar antara 3 hingga 4 juta sekali pakai. Kedepan setelah jalan bagus tentu akan turun, lebih efisien dan roda perekonomian masyarakat akan lebih bagus,” ujarnya lagi.

“Tahun depan, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional sudah mulai bekerja. Dua tahun kedepan, kami yakin sudah ada perkembangan yang signifikan,” kata Yosias menambahkan.(***/lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed