oleh

Pemkab Terapkan Aplikasi Elektronik Pembayaran Pajak

-Manokwari-449 views

MANOKWARI-Pemerintah Kabupaten Manokwari, Papua Barat, mulai menerapkan aplikasi elektronik untuk mempermudah pengawasan transaksi para pelaku usaha wajib pajak. Bupati Manokwari Demas P Mandacan berharap pemasangan alat pemantau transaksi di objek pajak ini dapat meningkatkan pendapatan asli daerah.
Bupati mengatakan, pihaknya telah mengumpulkan semua pengusaha wajib pajak. Disampaikan soap pemasangan alat pemantau transaksi di sejumlah hotel, tempat hiburan, restoran dan di tempat penarikan retribusi parkir di Bandara Rendani. “Kalau ini sudah berjalan dengan baik sudah tentu nanti terjadi peningkatan luar biasa dalam penarikan pajak,” ujarnya.
Alat pemantauan transaksi pembayaran dipasang oleh Bank Papua dan terpantau secara online. Bupati meminta kepada para wajib pajak mendukung program ini, melaporkan transaksi secara jujur. “Dengan alat ini wajib pajak tidak bisa bohong,” katanya kepada wartawan di Kantor Gubernur.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Manokwari, Muhammad Irwanto, SHut menyampaikan terimakasih kepada KPK yang telah mensupervisi optimalisasi pendapatan daerah. Pemasangan alat di tempat wajib pajak semakin mudah dalam melakukan pengawasan.
Irwanto mengatakan, selain mendorong penataan pengelolaan keuangan dan aset daerah, alat ini semakin mudah dalam melakukan pengawasan. “Kita bisa tahu langsung, perjam, menit bahkan perdik setiap transksi yang terjadi dengan demikian jelas pajak yang harus dibayar tidak bisa dimanipulasi,” katanya.
Untuk tahap pertama ini, alat pemantauan terpasang di 25 tempat usaha wajib pajak,di hotel, restoran dan parkiran Bandara Rendani. Ke depan, Pemkab Manokwari akan memasang alat pemantauan transaksi di tepat usaha lainnya. ”Semua nanti akan kita pasang alat, saat ini baru uji coba,” ujarnya.
Irwanto mengungkapkan, selama ini pajak memilik andil paling besar pada struktur PAD di Manokwari. Andil pajak lebih dari 50 persen pertahun. Ia optimis, melalui alat ini realisasi pajak di daerah tersebut kedepan akan mengalami peningkatan signifikan.
Untuk memperkuat penerapan aplikasi tersebut, Pemkab Manokwari pun telah membentuk tim pengawas. Selain Satuan polisi Pamong Praja, pihaknya juga melibatkan Kepolisian dan Kejaksaan dalam tim tersebut. ”Jadi kalau ada pelaku usaha yang mau coba ngemplang pajak tim akan langsung turun. Bukti jelas dalam aplikasi kita tinggal bawa,” pungkasnya.(lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed