oleh

Pemkab Diminta Benahi Data Penerima PKH

-Metro-224 views

TIMIKA – Selain bantuan Sembako dari Pemerintah Kabupaten Mimika, warga Mimika, juga menerima bantuan dari Kementerian Sosial RI melalui Program Keluarga Harapan (PKH), dengan total anggaran mencapai angka Rp 11 miliar bagi 9.000 (sembilan ribu) Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Setiap KPM menerima uang sebesar enam ratus ribu rupiah untuk 3 bulan.

Namun kenyataan di lapangan, terjadi simpang siur KPM lantaran data yang digunakan sudah tidak valid, baik dari segi kelayakan ekonomi maupun eksistensi dan domisilinya.

Menanggapi hal ini Legislator DPRD Mimika Mariunus Tandiseno, Kamis (28/5) meminta OPD terkait, untuk membenahi data yang menurutnya hanya diambil dari Badan Pusat Statistik BPS, yang validitasnya dinilai sudah tidak akurat karena pergerakan ekonomi warga, dan mobilitas penduduk yang terjadi beberapa tahun ini.

“Saya harap pemerintah dalam hal ini Dinas Sosial bisa melakukan validasi data penerima bantuan dari Kementerian Sosial. Data yang ada sekarang memang kurang akurat karena mobilitas penduduk yang berubah,” ujarnya. 

Menurutnya, pengumpulan data mutakhir atau yang terbaharukan di lapangan bisa menggunakan Dana Desa, karena memungkinkan dilakukan pergeseran kegiatan program desa, sehubungan dengan  penanggulangan pandemi COVID-19.

Legislator DPRD Mimika, Mariunus Tandiseno yang pada 28 Mei ini merayakan ulang tahunnya yang ke-48 itu menambahkan, dari keseluruhan Dana Desa, 30 persennya yang merupakan peruntukan bagi Program Pemberdayaan Masyarakat, bisa dialihkan ke penanggulangan COVID-19. Sementara 70 persen lainnya, untuk kegiatan pembangunan fisik di desa bersangkutan.

Adapun besaran Dana Desa tahun 2020 ini sebesar Rp 148,7 miliar lebih, yang bersumber dari APBN, ditambah Rp 160,3 miliar dari APBD Pemkam Mimika, bagi 133 kampung dengan 26.111 KK.

Mariunus berharap bantuan dari pemerintah bisa tepat sasaran dan tepat waktu, sehingga tidak menimbulkan gejolak di masyarakat yang terdampak COVID-19 ini. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed