oleh

Pemilik Cairan Mercury Diamankan

Datangkan 35 Liter Melalui Jasa Pengiriman Kapal

MANOKWARI – Polsek Kawasan Pelabuhan Manokwari mengamankan seorang pria bernisial MI. Dia diduga mendatangkan cairan berbahaya mercury sebanyak 35 liter dengan menggunakan KM  Gunung Dempo dari Makassar. 

Cairan kimia yang sering digunakan oleh penambang emas ilegal, dititipkan lewat jasa pengiriman. Polisi merasa curiga lantaran bahan kimia yang dikemas rapi dan dibungkus karton tersebut dikirim lewat jasa pengiriman kapal.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua Barat, ­Kombes Pol. Adam Erwindi membeberkan penangkapan MI pemilik cairan mercury pada program Transparansi Informasi (TIFA), Jumat (5/3). “Telah diamankan satu jerigen cairan diduga mercury yang dikirim lewat KM Gunung Dempo,” ­bebernya.

Diungkapkan, ditemukannya cairan mercury ini pada Minggu, 28 Februari 2021 pukul 12 WIT, setelah petugas  Polsek KP3 Laut Manokwari mendapat informasi bahwa di gudang ekspedisi kapal laut terdapat barang cairan berbahaya yang dikirim melalui kapal Gunung Dempo dari Makassar. “Merasa curiga, anggota mendatangi gudang ekspedisi tersebut. Kemasan yang dicurigai dibuka, ternyata barang yang dibungkusan karton merupakan air keras mercury bervolume 35 liter,” jelas Kabid Humas.

Kemudian datang seseorang yang berinisial AS hendak mengambil barang tersebut atas suruan pemilik barang berinsial MI.  Atas perintah polisi, AS meminta MI agar mengambil sendiri barang dimaksud. “Setelah MI mendatanggi Polsek, anggota piket melakukan  intrograsi menanyakan mengenai apa isi dari cairan dalam jirigen tersebut. MI mengakui air keras atau merkuri miliknya yang akan digunakan untuk emas,” ujar Kabid Humas sembari menambahkan, saat ini masih dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,  dan MI telah ditahan di ruang tahanan Polres Manokwari. (lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed