oleh

Pemerintah Pusat ‘Pangkas’ APBD Maybrat

SORONG – Virus corona yang saat mewabah sangat berpengaruh pada sektor anggaran dan pembangunan termasuk di Kabupaten Maybrat. Ketua DPRD Kabupaten Maybrat, Ferdinando Solossa,SE mengatakan, pemerintah daerah telah menetapkan APBD Kabupaten Mayrat sebesar Rp 1,41 triliun, namun karena penerimaan yang bersumber dari pemerintah pusat dipangkas 50 persen, otomatis APBD Kabupaten Maybrat juga berkurang dari estimasi awal.

Dijelaskannya, Kementerian Keuangan telah menerbitkan Surat Keputusan Nomor 35 Tahun 2020 yang mengatur secara teknis komponen-komponen pembiayaan yang bersumber dari APBN untuk penanganan bencana nasional Covid-19 sehingga berdampak pada penerimaan pemerintah daerah se-Indonesia termasuk Kabupaten Maybrat. “APBD Maybrat yang tadinya ditetapkan Rp 1,41 triliun lebih, telah terjadi penurunan karena penerimaan dari pusat dalam hal ini DBH, DAK, Dana Otsus, terjadi pemotongan hampir 50 persen sehingga APBD Maybrat tersisa Rp 781 miliar lebih,” jelas Ferdinando Solossa kepada Radar Sorong melalui sambungan telepon seluler, kemarin.

Anggaran tersebut diperuntukan untuk pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan pembedayaan masyarakat, namun bencana nasional Covid-19 memaksa pemerintah daerah merevisi APBD Maybrat. “Pemerintah daerah harus merumuskan regulasi pembiayaan penanganan bencana Covid-19 yang merujuk pada Kepres Nomor 04 Tahun 2020 tentang bencana nasional Covid-19,”  katanya.

Anggaran yang dirumuskan pemerintah daerah Kabupaten Maybrat dan diusulkan ke pemerintah pusat untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Maybrat, estimasinya sebesar Rp 43 miliar.  “Dalam rencana anggaran pemerintah daerah Kabupaten Maybrat dalam hal ini Bupati dan jajarannya yang diusulkan ke pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan adalah Rp 43 miliar untuk membiayai bencama Covid-19 di Kabupaten Maybrat,” imbuhnya. (ris)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed