oleh

Pemenang Pilkada Boven Digoel Didiskualifikasi

JAYAPURA – Mahkamah Konstitusi (MK) mendiskualifikasi kepesertaan pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Boven Digoel, Yusak Yaluwo-Yakobus Waremba dan memerintahkan KPU Papua melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Pasangan pemenang pilkada Boven Digoel tersebut didiskualifikasi MK yang menilai Yusak Yaluwo belum memenuhi syarat mengikuti pilkada karena belum melewati jeda lima tahun sebagai mantan terpidana.

Merespon putusan MK yang dibacakan Senin (22/3) malam, sejumlah warga di Boven Digoel sempat melakukan aksi bakar-bakar di tengah jalan. ”Itu hanya bakar di jalan saja lalu kita padamkan,” kata Kapolres Boven Digoel AKBP Samsul Rizal saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (23/3). Namun aksi tersebut tidak berlangsung lama karena massa membubarkan diri dan waktu sudah mendekati tengah malam. 

Hingga saat ini, aparat keamanan gabungan terus melakukan patroli untuk memastikan situasi di Boven Digoel tetap aman. “Situasi masih kondusif, saya lagi patroli di Tanah Merah. Intinya kita mobile, tetap persuasif memberi pengertian kepada saudara-saudara kita untuk menerima keputusan MK,” kata Samsul. Antisipasi menjelang putusan MK telah dilakukan Polda Papua dengan melakukan penguatan pasukan sebanyak 500 personel.

Komisioner KPU Papua, Diana Simbiak yang dihubungi melalui telepon belum bisa memberi kepastian mengenai tahapan PSU Pilkada Boven Digoel  yang diperintahkan MK. ”Belum, kita masih menunggu petunjuk pimpinan di KPU RI,” kata dia.

Sebelum MK, diskualifikasi pasangan Yusak Yaluwo-Yakobus Waremba dari kepesertaaannya di Pilkada Boven Digoel Tahun 2020 sudah pernah dilakukan KPU RI pada 28 November 2020. Akibat hal tersebut, ratusan massa melakukan aksi anarkis dengan merusak dan membakar sejumlah fasilitas umum dan salah satu rumah calon bupati pada 30 November 2020. 

Pada 9 Desember 2020, Bawaslu memenangkan gugatan yang dilayangkan kubu Yusak Yaluwo-Yakobus Waremba dan memerintahkan KPU kembali memasukan pasangan tersebut sebagai peserta Pilkada Boven Digoel 2020.

Pemungutan suara Boven Digoel akhirnya dilaksanakan pada 28 Desember 2020 diikuti empat pasangan calon.  Pada 14 Januari 2021, KPU memutuskan pasangan Yusak-Yacob memenangkan pilkada dengan meraih 16.319 suara atau 52,87 persen dari 31.520 suara sah pada Pilkada Kabupaten Boven Digoel. (al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed