oleh

Pemda Diminta Ambil Langkah Tegas

-Metro-140 views

SORONG– Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua mengajak seluruh umat Tuhan di Tanah Papua secara khusus di Kota Sorong dan Sorong Raya mendukung pemerintah menertibkan diri, mengikuti imbauan dalam rangka memerangi Covid-19. Demikian dikemukakan Pdt. Andrikus Mofu, M.Th (25/5) melalui sambungan telepon seluler.

Sebagai pimpinan Sinode GKI di Tanah Papua, ia berharap kepada Pemerintah Daerah Kota Sorong dan juga Kabupaten Sorong teristimewa tim Satgas Covid-19 yang telah dibentuk lebih optimal dalam melakukan tindakan pencegahan penyebaran Covid-19, karena informasi yang diterimannya khusus Kota dan Kabupaten Sorong, kasus Covid-19 angkanya terus mengalami penambahan.

“Saya mendapat informasi bahwa telah terhadi penambahan kasus Covid di kota maupun Kabupaten Sorong. jangan anggap bahwa angka puluhan atau ratusan orang itu angka yang kecil, tetapi itu ancaman serius bila tidak segera diambil langkah pencegahan dan penindakan,” kata orang nomor satu di Sinode GKI di Tanah Papua itu sembari mengharapkan harus ada keseriusan pemerintah, pihak keamanan untuk mengambil langkah langkah tegas.

lanjut mantan Ketua Klasis GKI Sorong 2 periode itu bahwa, jangan sampai terkesan masyarakat mengatur diri semaunya, tetapi harus ada pengawasan dan penindakan yang rutin dilakukan, baik oleh pihak keamanan polisi dan dan Satpol PP, tetapi aparat lingkungan. “ jangan sampai masyarakat berkeliaran mengatur diri semaunya, karena ini tidak menolong dirinya sendiri tetapi juga bisa menyebabkan bencana bagi orang lain” tandasnya.

Lanjut mantan Ketua FKUB Kota Sorong itu, juga bahwa sebagai pimpinan umat, pihaknya juga telah menginstruksikan jemaatnya hanya boleh bisa melaksanakan ibadah di rumah masing masing. “Tetapi upaya ini kalau tidak didukung pemerintah, pihak keamaman untuk ikut mengamankan masyarakat yang berkeliaran, kami rasa cukup sulit untuk mengatasi bencana Covid-19,” katanya.

Kepada masyarakat atau umat, lanjut Mofu, dimungkinkan masyarakat berpikir soal makan, tetapi menurut yang jauh lebih penting adalah soal keselamatan. Masyarakat diminta mendisiplinkan diri dengan cara menggunakan alat pelindung diri, mengiikuti protokol kesehatan yang telah diatur oleh WHO, menjaga lingkungan agar tetap bersih, hindari kerumunan yang sifatnya mengumpulkan orang dalam jumlah banyak, gunakan masker pada saat bepergian dan tidak berinteraksi dengan orang lain secara langsung. (ris) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed