oleh

Pembunuh PSK Malanu Ditangkap di Bintuni

-Berita Utama-1.036 views

SORONG – Polres Sorong Kota berhasil mengungkap kasus pembunuhan pekerja seks komersil (PSK) lokalisasi Malanu berinisial SK (50) yang terjadi 31 Agustus lalu. Kabur melarikan diri hampir dua bulan lamanya, tersangka pembunuhan berinisial ID (22) yang sehari-harinya berprofesi nelayan, ditangkap di Tanah Merah Distrik Babo Kabupaten Teluk Bintuni, Senin (21/10).

Wakapolres Sorong Kota, Kompol Hengky Kristanto Abadi,S.IK didampingi Kasat Reskrim AKP Syarifur Rahman,S.IK dalam konfrensi pers di Mapolres Sorong Kota, Rabu (23/10) membeberkan, kronologis kejadian pembunuhan bermula pada tanggal 31 Agustus 2019, tersangka yang dalam keadaan mabuk, datang ke Wisma Sakuntala dan bertransaksi dengan korban, SK (50).

Setelah sepakat harga lanjut Wakapolres, selanjutnya terjadilah hubungan badan di antara keduanya. Namun pada prosesnya, tersangka merasa tersinggung dengan perkataan korban. ”Korban sempat bilang bayar seratus ribu saja tapi kok mainnya lama. Merasa tersinggung dengan kata-kata korban, maka munculah niat tersangka untuk membunuh korban,” jelas Wakapolres Sorong Kota kepada wartawan saat rilis perkara di Mako Polres Sorong Kota, Rabu (23/10). 

Wakapolres mengatakan, setelah dilakukan pengembangan, pihaknya mendapati identitas pelaku dan langsung melakukan pengejaran. Berkat kerjasama dengan satuan setempat (Polsek Babo), tersangka ID akhirnya berhasil ditangkap di Tanah Merah Babo Kabupaten Teluk Bintuni pada hari Senin (21/10) sekitar pukul 15.15 WIT. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan berencana, Pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang mengakibatkan matinya orang, dan Pasal 365 ayat 3 tentang pencurian yang didahului, disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan. 

Kasat Reskrim Polres Sorong Kota AKP Syarifur Rahman,S.IK menambahkan, pengungkapan kasus ini dilakukan dengan saksi yang sangat minim, warga sekitar lokasi kejadian enggan berbicara. Namun,  pihaknya tetap berusaha melakukan upaya mengenali wajah tersangka melalui tetangga sekitar tempat tinggal korban dengan membuat sketsa.

 ”Hal itulah yang membuat kita saat ini berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku.  Walaupun pelaku sempat mengelak, namun kami pun menunjukkan bukti-bukti akhirnya pelaku menyerahkan diri. Pelaku membunuh korban dengan menggunakan pisau yang ditemukan di bawah tempat tidur,” ungkapnya. 

Setelah mendapatkan pisau lanjut Kasat Reskrim, tersangka kemudian menaiki tubuh korban kembali dengan kondisi lutut di atas kasur, dan pelaku langsung melakukan tusukan pertama di lengan sebelah kiri. Setelah itu, pelaku melakukan tusukan kedua di leher kemudian menyanyat dari sisi kiri ke kanan. Tusukan itu yang mengakibatkan korban mengalami kematian. Setelah itu, pelaku pergi dari kamar tersebut.  

“Sebenarnya pelaku sempat kembali lagi karena sendalnya tertinggal. Pelaku ini agak pintar juga karena ketika keluar dari kamar tempat pelaku membunuh korban, pelaku menutup mukanya seperti merasa kesakitan sehingga warga sekitar pun tidak melihat muka pelaku dengan jelas,” ucap Kasat Reskrim. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed