oleh

Pembegal Anggota TNI Diamankan

-Metro-430 views

SORONG – Satuan Reskrim Polres Sorong Kota berhasil mengamankan 4 pembegal anggota TNI-AD DN (37) pada Sabtu  19 Oktober pukul 03.00 WIT dinihari. Keempat pelaku berinisial D (18), PBC (16), MYM (16) dan AVS (17), seorang pelaku lainnya berinisial RA masih dalam pengejaran aparat kepolisian. Pelaku begal berinisial D yang sudah dewasa, dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan juncto pasal 56 KUHP dengan ancaman pidana 9 tahun kurungan penjara, sedangkan tiga pelaku lainnya yang tergolong di bawah umur, dikenakan UU perlindungan anak.

Kasat Reskrim Polres Sorong Kota, AKP Syarifur Rahman,S.IK dalam siaran persnya menceritakan kronologi kejadian berawal saat korban Daniel Ndiken bersama saksi berinisial FMP,  menggunakan motor  Yamaha Fino warna putih nomor polisi PB 3918 SU dari Kios Anda Malanu menuju ke arah kompleks Aspen. “Tiba-tiba di Jalan F. Kalasuat tepatnya di samping Masjid Al-Khuriyah, korban dan saksi dicegat oleh 5 pelaku yang dipengaruhi minuman keras (miras). Salah satu pelaku berinisal D (18) berdiri di tengah jalan dengan tangan terentang,” terang Kasat Reskrim kepada wartawan, Rabu (4/12).

Sontak saja sambung Kasat Reskrim, korban dan saksi berhenti. Pelaku berinisial D kemudian mencabut kunci motor dan langsung meminta uang. Saat bersamaan, pelaku PBC berdiri di sebelah kiri motor korban sambil memegang parang, sedangkan MYM berada di belakang PBC. Saat itu, ACSS dan RA berdiri pada jarak 5 meter untuk mengawasi situasi sekitar. “Korban melarikan diri untuk menyelamatkan diri namun dikejar oleh pelaku PBC dan MYM. Sambil mengejar korban, PBC lalu mengayunkan parang yang dipegangnya ke arah korban dan mengenai kepala korban bagian atas hingga korban terjatuh ke aspal dan belumuran darah,” jelasnya.

Kasat Reskrim mengatakan, saat terjatuh, korban Daniel Ndiken kembali dipukuli sebanyak 2 kali oleh MYM dengan menggunakan tangannya, mengenai rahang korban. Korban kemudian berusaha berdiri dan berlari, namun PBC dan MYM kembali mengejar korban dan mengancam korban dengan menggunakan parang, lalu mengambil paksa handphone korban. “Dan pelaku D memukul saksi FMP kemudian saksi lari ke arah Kios Anda Malanu meminta pertolongan, sedangkan pelaku D mengambil sepeda motor korban. Karena melihat massa berdatangan, pelaku ACSS, RA, PBC dan MYM melarikan diri menggunakan sepeda curian tersebut,” tuturnya.

Tanggal 22 Oktober sekitar pukul 11.00 WIT lanjut Syarifur Rahman, anggota Polres Sorong Kota mendapatkan informasi bahwa pelaku berada di rumah masing-masing yang berada di Jalan Bangau 1 Kompleks Aspen. Anggota kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap para pelaku. “Para pelaku ini sudah berulang kali melakukan tindakan yang sama dengan modus dan motif yang sama yakni menjual barang curian dan membeli minuman keras. Mereka sudah lama menjadi target pihak kepolisian. Kami sudah amankan barang bukti sepeda motor, parang, sementara 1 unit handphone merk Vivo masih dalam pencarian,” terangnya. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed