oleh

Pemasok Miras Dijerat Dua Pasal

-Metro-67 views

Sungguh bernyali, pria berinisial WT usia 52 tahun ini yang memasok Minuman Keras (Miras) jenis Sopi sebanyal 220 liter ke Kota Sorong melalui KM Tatihu pada Selasa 22 September 2020 kemarin. Beruntung, niatnya diketahui oleh Satresnarkoba Polres Sorong kota, sehingga dilakukan penggeledahan pada sejumlah karton kemudian mendapati Miras yang ditimbun dengan umbi-umbian.

Miras tersebut diduga berasal dari Ambon atau Seram yang dibawa oleh WT, sedangkan WT sendiri diketahui tinggal di RT 04 RW 3 Kelurahan Doom Timur. Kepada WT dikenakan dua pasal yakni Pasal 204 ayat 1 KUHP dan pasal 135 UU RI nomor 18 tahun 2012 tentang pangan, dengan ancaman paling lama 15 tahun dan untuk UU no 18 Tahun 2012 paling lama 2 tahun atau denda sebanyak Rp 4 miliar.

Kassubag Humas Polres Sorong Kota, Ipda C.H . Bolang didampingi Kasat Resnarkoba Polres Sorong kota, Iptu Achmad Syarief dan KBO Satresnarkoba, Ipda Abdul Kadir mengungkapkan kronologi kejadian, saat Km Tatihu masuk Pelabuhan Sorong, kemudian  pengdropan barang oleh WT ke dalam truck, pihak Polres Sorong kota sudah mencurigai. Kemudian  diarahkan ke kantor Satresnarkoba Polres Sorong kota, saat digeledah ditemukan 44 plastik berwarna bening berisikan Miras jenis Sopi sebanyak 220 Liter,”jelasnya.

Sebelumnya, tambah Kasubag Humas, Sopi tersebut dipacking dengan makanan jenis jahe dan umbi-umbian dalam karton untuk mengelabui petugas, namun petugas bisa mengamankannya berserta barang bukti.

Kasat Resnarkoba Iptu Achmad Syarief mengungkapkan, Miras berada di tengah-tengah, sedangkan umbi-umbiannya ditaruh dibagian atas. Ini modus yang biasanya digunakan oleh pelaku yang rata-rata berasal dari luar, kemungkinan Miras ini dari Ambon atau Seram karena menggunakan KM Tatihu yang rutenya Seram-Raja Ampat dan Sorong, namun tujuan WT ini ke Sorong. Karena, rencananya Sopi ini akan dijual kepada warga. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed