oleh

Pemalsu Dokumen Rapid, Terancam 6 Tahun Penjara

-Metro-201 views

SORONG– Menindaklanjuti laporan polisi terkait dugaan pemalsuan dokumen hasil pemeriksaan rapid test yang diduga dilakukan oleh AO. Pihak Satreskrim Polres Sorong Kota sudah memeriksa empat orang saksi. Apabila AO terbukti melakukan pemalsuan dokumen rapid test, maka yang bersangkutan terancam dikenakan pasal 263 dengan ancaman pidana enam tahun penjara, Selasa (14/7). 

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Sorong Kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan, S.Ik., MH melalui Kasat Reskrim Polres Sorong Kota, AKP Misbachul Munir, S.Ik

Kasat Reskrim Polres Sorong Kota, AKP Misbachul Munir, S.Ik menjelaskan bahwa pelapor atas nama Maria melaporkan AO yang diduga melakukan pemalsuan hasil pemeriksaan rapid test. Sehingga dengan menindak lanjuti LP tersebut, pihaknya sudah memeriksa empat orang saksi. Serta bergerak cepat melakukan pengecekkan di kediaman AO namun yang bersangkutan tidak berada di kediamannya.

“Kami sudah terima laporan polisi dengan dugaan pemalsuan dokemen hasil rapid test pada tanggal 10 Juli 2020 kemarin. Memang ada beberapa keterangan yang mendukung keterangan korban, bahwa yang bersangkutan diduga memalsukan hasil rapid test,”jelasnya kepada Radar Sorong, Selasa (14/7).

Jika terbukti melakukan pemalsuan dokumen pemeriksaan rapid test, AO akan dikenakan pasal 263 dengan ancaman pidana 6 tahun penjara serta pasal 268 dengan ancaman pidananya 4 tahun. Hingga saat ini pihak Polres Sorong Kota masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus dugaan pemalsuan dokumen pemeriksaan rapid test tersebut.(juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed