oleh

Pemalangan Pertamina EP Klamono Berakhir

Diawali Prosesi Adat Agar Produksi Minyak Meningkat

AIMAS – Pemalangan yang dilakukan oleh 3 marga, Idik, Klawom dam Mamringgofok di lokasi PT Pertamina EP Asset 4 Papua Field Klamono Kabupaten Sorong, akhirnya dibuka pada Kamis (17/10) sekitar pukul 12.30 WIT. Sebelum dilakukan pembukaan palang dan upacara adat, masyarakat adat dari 3 marga bersama dengan pejabat  Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Sorong melakukan diskusi penyepakatan harga buka palang yang akhirnya disepakati uang buka palang sebesar Rp 60 juta dari dana PT. Pertamina, SKK Migas, Pemprov Papua Barat dan Pemda Kabupaten Sorong. 

Mewakili masyarakat dari 3 marga, Meriana Idik menyampaikan beberapa hal yang salah satunya berkaitan dengan prosesi adat. Prosesi adat dimaksudkan untuk meningkatkan produksi minyak di kawasan PT. Pertamina EP Asset 4 Papua Field, Klamono yang sejak tahun 2000 mulai berkurang.  Proses adat dilakukan karena selama Pertamina mengelola minyak sejak tahun 1938, belum pernah dilakukan upacara adat. 

Melalui upacara adat, diharapkan alam dan leluhur dapat merestui dan kembali meningkatkan produksi minyak demi kesejahteraan masyarakat dan pemerintah.  “Upacara adat ini perlu dilakukan karena Pertamina belum pernah melakukan upacara adat sejak beroperasi di tahun 1938,” ucapnya.  Pelaksanaan upacara adat sendiri, PT. Pertamina EP Klamono dan SKK Migas akan menyerahkan uang senilai Rp 2 juta yang diberikan kepada 4 tetua adat dari 3 marga yang melakukan upacara adat. (nam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed