oleh

Pelantikan Bupati Minggu ke-4 Februari

MANOKWARI – Sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, setelah KPU menetapkan bupati-wakil bupati terpilih, selanjutnya diserahkan ke DPRD  untuk diusulkan ke Mendagri melalui gubernur. Gubernur-lah yang akan mengusulkan ke Mendagri untuk ditetapkan. Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Papua Barat,  Agustinus Rumbino,SIP,MSi berharap proses pengusulan dapat berjalan lancar. 

Setelah menerima semua berkas pengusulan dari DPRD kabupaten, Biro Pemerintahan langsung mengirim ke Kemendagri. “Kita akan mengusulkan secara bersamaan. Kalau bupati-wakil bupati terpilih Pegunungan Arfak sedang dalam proses penerbitan SK Mendagri,” kata Agustinus Rumbino.

Karo Pemerintahan mengatakan, pelantikan bupati-wakil bupati terpilih hasil Pilkada serentak 2020 akan dilaksanakan dalam 2 tahap. Sesuai dengan Surat Mendagri Nomor : 131/966/0TDA  tanggal 15 Februari, daerah yang masa jabatan kepala daerahnya berakhir 17 Februari, pelantikan bupati-wakil bupati terpilih dilaksanakan pada minggu keempat Februari. Sedangkan pelantikan bupati-wakil bupati pada kabupaten lainnya dilaksanakan pada tahap kedua.

Rumbino menjelaskan, pelantikan bupati-wakil bupati pada masa pandemi Covid-19 dilaksanakan secara virtual/teleconference. Gubernur yang akan melantik tetap berada di ibukota provinsi, sedangkan bupati dan wakil bupati yang akan dilantik di daerah masing-masing. 

Sementara itu, KPU pada 8  kabupaten di Provinsi Papua Barat akan segera menggelar rapat pleno penetapan pasangan bupati dan wakil bupati terpilih periode 2021-2026  hasil Pilkada serentak 2020, setelah ada kepastian dari sidang sengketa pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK).

Ketua KPU Provinsi Papua Barat, Paskalis Semunya kepada Radar Sorong, Jumat (19/2) mengatakan, 8 KPU kabupaten telah telah menentukan jadwal rapat pleno penetapan bupati dan wakil bupati terpilih. Rapat pleno akan digelar mulai Sabtu (20/2) sampai Senin (22/2). Adapun jadwal rapat pleno tersebut, pada Sabtu (20/2) yang akan menggelar rapat pleno yakni Raja Ampat, Sorong Selatan dan Manokwari Selatan. Berikutnya, Minggu (21/2) giliran KPU Fakfak yang akan menggelar rapat pleno dan terakhir, Senin (22/2) KPU Kabupaten Kaimana yang melaksanakan rapat pleno.

Diketahui ada 9 kabupaten yang menyelenggarakan Pilkada di Provinsi Papua Barat. Satu kabupaten, Pegunungan Arfak, bupati-waki bupati terpilih telah ditetapkan KPU dan sedang dalam proses pengusulan penerbitan SK Keputusan Mendagri.

Adapun pemenang Pilkada pada 9 kabupaten, Pegunungan Arfak pasangan Yosias Saroy-Marinus Mandacan, Manokwari pasangan Hermus Indou-Edi Budoyo, Manokwari Selatan pasangan Markus Waran-Wempy Rengkung, Raja Ampat pasangan Abdul Faris Umlati-Orideko Iriano Burdam. Pemenang Pilkada Teluk Wondama pasangan Hendrik Mambor-Andarias Kayukatui, Sorong Selatan pasangan Samsudin Anggiluli-Alfons Sesa, Kaimana pasangan Freddy Thie-Hasbullah Furuada, Fakfak pasangan Untung Tamsil-Yohana Dina Hindom dan pemenang Pilkada Teluk Bintuni pasangan Petrus Kasihiw-Matrep Kokop. (lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed