oleh

Pelajar jadi Sasaran Vaksinasi

-Metro-102 views

WAISAI– Polres Raja Ampat (R4) melaksanakan vaksinasi secara massal bagi masyarakat yang dipusatkan di halaman Mapolres Raja Ampat. Kegiatan ini melibatkan sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) dari Puskesmas Waisai, Raja Ampat. Pantauan Radar Sorong, vaksinasi massal dengan tema “Vaksinasi Merah Putih” ini, selain diikuti orang dewasa, juga diikuti pelajar siswa-siswi, SMP dan SMA di wilayah Distrik Kota Waisai yang berlangsung selama 3 (tiga) hari mulai dari tanggal 26 – 28 Agustus 2021.  

Vaksinasi massal kali ini dikemas menarik, dimana masyarakat yang usai divaksin berhak mendapatkan kuota internet gratis sebanyak 15 GB, masker dan suvenir digerai Telkomsel yang berada di lokasi yang sama. Selain itu, masyarakat juga berkesempatan menukarkan poin dan mendapatkan hadiah suvenir.

PMB OPBJJ-UT Sorong

Kapolres Raja Ampat, AKBP Andy Prihastomo, SH,.S.I.K,.MH kepada awak media mengaku, begitu masuk sebagai Kapolres Raja Ampat yang baru, melihat dari data vaksinasi Covid-19, hasilnya belum maksimal, sehingga dibuatlah program vaksinasi yang menarik minat masyarakat.

“Karena masyarakat sendiri saya lihat mungkin masih banyak yang termakan berita-berita yang tidak benar alias hoax terkait vaksinasi. Menindaklanjuti hal tersebut, maka kami berupaya sosialisasi kepada masyarakat dengan memberikan suatu giat yang menarik buat masyarakat,”ungkapnya

Dibeberkannya, sasaran vaksinasi ini sebenarnya pelajar karena jumlah mereka belum begitu banyak divaksin karena mereka masih ada yang takut. “Jadi kita realistis saja, maka target yang  kita ingin capai setiap hari itu dua ratus orang. Kebetulan kegiatan vaksinasi ini dilaksanakan selama tiga hari. Tadi saya monitor untuk kegiatan vaksinasi pertama, sudah sekitar seratusan lebih apakah nyampai, mudah-mudahan bisa,” terangnya.

Ia menambahkan, nantinya setelah kegiatan vaksinasi ini pihaknya mencoba sosialisasi lagi kepada masyarakat terutama menyasar pelajar di sekolah-sekolah tapi sebelumnya kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak sekolah terutama kepala sekolah untuk menyelenggarakan vaksinasi yang sama. Sehingga pihak sekolah bisa mendata siswa-siswinya yang siap untuk vaksin, jumlah berapa dan nantinya pihaknya turun ke setiap sekolah bekerja sama dengan pihak Nakes baik iti RSUD maupun Puskesmas. (hjw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed