oleh

Patuhi Protokol Kesehatan !

Ruddy R. Laku : Sosialisasi Terus Dilakukan

Sejak pandemic Covid-19 masuk di Kota Sorong akhir Maret lalu, data Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat hingga Sabtu (24/10) tercatat sebanyak 1.818 orang positif di Kota Sorong, meninggal positif 28 orang. Kabar baiknya, 1.362 pengidap Covid-19 dinyatakan sembuh (74,95%). Kendati demikian, masih mewabahnya covid di Kota Sorong patut diwaspadai bersama, karena untuk memutus mata rantai penyebaran covid bukan hanya tanggungjawab pemerintah tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat.
Guna meminimalisasi penyebaran Covid-19, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Sorong, Ruddy R. Laku mengatakan, pemerintah Kota Sorong telah melakukan berbagai langkah-langkah, diantaranya dengan menerbitkan Peraturan Wali Kota Sorong tentang sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan. Selain itu, diberlakukannya surat edaran Wali Kota Sorong tentang pembatasan aktifitas usaha mulai pukul 05.00 WIT sampai pukul 20.00 WIT atau pemberlakukan jam malam, pembatasan penumpang kapal laut yang masuk ke Kota Sorong, dan penumpang pesawat yang masuk Sorong wajib swab. “Sosialisasi akan terus dilakukan,” kata Ruddy R. Laku melalui whattsapp kepada Radar Sorong, Minggu (25/10).
Kepada seluruh masyarakat Kota Sorong, Ruddy menghimbau untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, dengan mengenakan masker, mencuci tangan sesering mungkin, serta menjaga jarak satu dengan yang lain. “Seluruh masyarakat diimbau untuk tetap menjaga dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, karena untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Sorong merupakan tanggung jawab semua pihak,” kata Ruddy Laku beberapa waktu lalu. (ian)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed