oleh

Pasutri Dilaporkan Hilang di Laut

Saat Perjalanan dari Numfor-Manokwari dengan Longboat 

MANOKWARI – Pasangan suami istri ­(Pasutri) Sergius Rumbruren (56) dan Sarah ­Rumbruren (51) dilaporkan hilang di tengah laut. ­Mereka berlayar menggunakan perahu motor tempel (longboat) bermesin 15 PK 2 unit dari ­Numfor tujuan Manokwari sejak Jumat (29/1), namun sampai Senin (1//2) belum juga tiba di ­tempat tujuan.

PMB OPBJJ-UT Sorong

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Manokwari, George Mercy Randang menuturkan, pihaknya baru menerima laporan dugaan kecelakaan laut yang menimpa Sergius Rumbruren dan Sarah Rumbruren pada Senin dari Anna Rumburen. Setelah mendapat laporan, Tim SAR langsung dipersiapkan melakukan pencarian di laut. “Kami terima laporan kecelakaan  longboat lost contact rute Biak Numfor-Manokwari pada Senin 01 Februari 2021 pukul 08.30 WIT,” kata George Randang kepada wartawan, kemarin.

Berdasarkan laporan pelapor, Anna Rumbruren, bahwa Sergius Rumbruren dan Sarah Rumbruren bertolak dari Numfor, Jumat (29/1)  pagi menggunakan longboat atau perahu fiber dengan mesin 15 PK 2 unit sekitar pukul  06.00 WIT. Longboat memuat sekitar 1.000 buah kelapa yang hendak dijual di Manokwari. “Namun sampai saat ini belum tiba di Manokwari,” ujar Kakansar.

Tim SAR memperkirakan lokasi kejadian di perairan Biak Numfor-Manokwari  pada titik koordinat  1°3’6.75”­­S-­ 134°38’ 12.89”E, jarak  32,64 mil, heading 103.60°. Perjalanan menggunakan perahu motor tempel kurang lebih 2 jam. Tim SAR mulai beraksi melakukan pencarian pukul 08.40 WIT, berangkat menuju dermaga Fasharkan TNI – AL untuk melanjutkan perjalanan ke lokasi titik duga kejadian menggunakan RIB (Rigid Inflatable Boat).  “Tim Rescue tiba di lokasi dan langsung melakukan pencarian penyisiran di sekitar lokasi,” ujar Randang.

Sampai pukul  12.22 WIT, pencarian belum membuahkan hasil, Tim Rescue balik arah ke dermaga Oransbari untuk beristirahat dan pengisian bahan bakar minyak (BBM). Dalam upaya pencarian ini, SAR Manokwari melibatkan 6 personel dibantu keluarga korban 4 orang.  Tim SAR dihadapkan pada cuaca buruk saat pencarian, hujan ringan, tinggi gelombang mencapai  2,5 – 4 meter dan kecepatan angin  3 – 15 knots.  SAR Manokwari juga sedang konsentrasi melakukan pencarian terhadap 11 penambang emas yang hilang sejak Minggu 24 Januari lalu. (lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed