oleh

Pastori GKI Syaloom Klademak Diresmikan

-Metro-228 views

SORONG-Gubernur Papua Barat meresmikan gedung Pastori GKI Syaloom Klademak, Rabu (20/1) yang bertempat di Jalan Nangka Nomor 2 B Kota Sorong.

Peresmian ditandai dengan pembukaan selubung nama Pastori GKI Syaloom Klademak dengan menekan tombol sirine oleh Gubernur Papua Barat Drs.Dominggus Mnadacan, Wali Kota Sorong Drs.Ec.Lambert Jitmau,MM dan Ketua Sinode GKI di Tanah Papua Pdt.Andrikus Mofu,M.Th didampingi Ketua pelaksana harian majelis jemaat ( PHMJ) Pendeta Jein Fonataba Haurissa S.Th,MSI kemudian dilanjutkan dengan pengguntingan pita oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Papua Barat, Ny.Yuliana Kiriweno Mandacan, dan Ny.Merry Mofu Wattimena didampingi Gubernur Papua Barat Drs.Dominggus Mnadacan, Wali Kota Sorong Drs.Ec.Lambert Jitmau,MM dan Ketua Sinode GKI di Tanah Papua Pdt.Andrikus Mofu,M.Th.

Gubernur Papua Barat,Drs.Dominggus Mandacan mengatakan pemerintah provinsi Papua Barat punya tanggung jawab untuk mendukung pembangunan prasarana rumah ibadah semua agama yang ada, termasuk gereja GKI Syaloom. “Kami punya tanggung jawab untuk mendukung dari program kebijakan tentunya baik itu fisik maupun non fisik. Kamu memberi dukungan semua agama yang ada termasuk GKI di Tanah Papua. tentunya oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat yang bertanggung jawab atas 12 Kabupaten 1 kota,” jelasnya.

Gubernur berharap kepada Ketua PHMJ GKI Syaloom Pendeta Jein Fonataba Haurissa S.Th,MSi yang nantinya akan menempati gedung Pastori GKI Syaloom untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi umat.

“Puji Tuhan Pastori ini sudah selesai, Bu pendeta akan tinggal dan akan melayani umat baik pergumulan dan masalah. Sehingga beban semua pergumulan Tuhan akan jawab dan semua persoalan selesai,” harapnya.

Ketua Sinode GKI di Tanah Papua Pdt.Andrikus Mofu,M.Th mengapresiasi kepada panitia dan jemaat GKI Syaloom Klademak untuk membangun rumah Pastori GKI Syaloom Klademak. Rumah Pastor ini sangat luar biasa sekali lagi saya apresiasi untuk jemaat Syaloom. Yang mempersembahkan 1 tempat tinggal bagi hamba tuhan dan keluarga. 

“Saya pastikan rumah ini adalah rumah yang memberikan inspirasi, memberi motivasi, penyegaran dan kesegaran bagi pelayan Tuhan untuk terus sigap dan siap melayani jemaat siang maupun malam. Dalam keadaan baik dan tidak baik waktunya senantiasa harus bersedia siap untuk melayani jemaat,” katanya.

Dia berharap Bagi pelayan jemaat, baik yang sekarang maupun yang akan datang ke sini, supaya rumah ini tidak salah dipersepsikan sebagai rumah hotel. “Ini bukan hotel, ini rumah pastoriyaitu rumah di mana harus memberikan pelayanan yang terbaik bagi jemaat,”ujarnya.

Dari pantauan Radar Sorong, Gubernur Papua Barat juga menyerahkan bantuan 2000 masker kepada PHMJ GKI Syaloom Klademak dan 5 unit genset untuk 5 gereja salah satunya GKI Syaloom Klademak.

Pada kesempatan di Sorong kemarin, Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan juga menyerahkan bantuan pupuk mutiara kepada para petani di Kabupaten Sorong untuk mendukung kegiatan yang ada. Langkah tersebut dilakukan Gubernur sebagai upaya mempertahankan stabilitas pangan dari ancaman terjadinya krisis pangan sebagai dampak dari pandemic Covid-19.

“Pandemi dikhawatirkan tidak hanya menyebabkan krisis ekonomi saja, tetapi juga akan menyebabkan krisis pangan sehingga upaya ini perlu dilakukan sesegera mungkin. Pemerintah harus memotivasi para petani agar mau menggarap lahan pertanian yang ada dalam rangka memperkuat stabilitas ketahanan pangan, terutama untuk ketahanan pangan lokal,” ujar Gubernur.

Untuk mendorong ketahanan pangan lokal sesuai dengan potensi yang ada d setiap daerah, pemprov juga menyediakan dana prospek yang bersumber dari dana otsus yang dialokasikan melalui dinas tanaman pangan, holtikultura dan perkebunan untuk semua kabupaten di Provinsi Papua Barat. Dana prospek tersebut dialokasikan ke kampung-kampung, agar bisa digunakan untuk kegiatan padat karya tunai.

“Kami harap dana tersebut dapat membantu petani untuk melakukan pembukaan lahan sehingga bisa menanam komoditi lokal seperti keladi, kasbi, petatas, jagung, sagu, sayuran dan tanaman lokal lainnya,” kata gubernur. (zia/ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed