oleh

Pansus Wabup Maybrat Tak Gentar !

Thomas Aitrem : Kami Siap 101 Persen Bila Ada yang Menempuh Jalur Hukum

SORONG – Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Wakil Bupati Maybrat sisa masa jabatan 2017-2022, Thomas Aitrem menegaskan pihaknya tak gentar, dan siap menerima pihak manapun yang ingin menempuh jalur hukum terkait ketidakpuasan atas kinerja Pansus Pemilihan Calon Wakil Bupati Maybrat sisa masa jabatan 2017-2022. 

PMB OPBJJ-UT Sorong

“Kami bersedia, dari pihak manapun baik dari partai politik pengusung maupun calon atau pihak yang tidak puas dengan kinerja Pansus Pemilihan Wakil Bupati, silahkan menempuh jalur hukum. Kami siap 101 persen bila ada yang menempuh jalur hukum,” tegas Thomas Aitrem kepada Radar Sorong melalui sambungan telepon seluler, Jumat (28/5).

Thomas menilai pernyataan yang dikeluarkan oleh Ketua DPC-PDIP Kabupaten Maybrat adalah bentuk ketakutan, karena hadirnya pimpinan partai dari DPP PDIP. Thomas juga menambahkan, Ketua DPC-PDIP Perjuangan Septinus Naa merupakan ketua koalisi merah putih Pilkada tahun 2017-2022 yang memenangkan pasangan calon bupati, membalikkan fakta dengan mempersalahkan partai pengusung yang dianggap gagal atau tidak menjawab surat pansus yang meminta mengajukan 2 nama.

“Septinus Naa ini membalikkan pernyataan dan mengatakan kami Pansus yang salah, padahal yang salah dan memperlambat tahapan ini adalah pimpinan partai pengusung pilkada tahun 2017-2022, karena hingga detik ini kami Pansus belum mendapatkan surat dari partai pengusung untuk mengajukan 2 nama ke kami,” tegas Thomas Aitrem.

Politisi Partai Golkar ini mengatakan bahwa dana pansus telah dianggarkan oleh Pemerintah Kabupaten Maybrat dan dana tersebut digunakan berdasarkan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Pansus Pemilihan Wabup Maybrat. Diakui Thomas, sebenarnya sudah beberapa kali kesempatan yang diberikan pansus kepada partai pengusung untuk mengajukan 2 nama calon Wakil Bupati Maybrat masa jabatan 2017-2022. “Pertama, kami surati untuk berikan penambahan waktu 2 minggu, kedua kami kembali  menyurati untuk penambahan waktu selama 1 bulan bagi partai pengusung dan ketiga sejak tanggal 16 April 2021 kami pansus telah melakukan rapat dan memplenokan konsultasi secara berjenjang. Tapi, sejak tanggal 16 April hingga Mei 2021 belum ada tindakan dari partai pengusung untuk ajukan 2 nama berdasarkan surat dari pansus,” ungkapnya.

Artinya, sambung Thomas, partai pengusung sendiri yang tidak menghendaki adanya pemilihan Wakil Bupati Maybrat, bukan pansus yang tidak menginginkan atau membatalkan pemilihan calon Wakil Bupati Maybrat sisa masa jabatan 2017-2022. “Yang tidak menginginkan, tidak suka atau tidak mau adanya pemilihan calon Wabup Maybrat adalah para pimpinan partai pengusung pilkada 2017,” tandasnya.

Dikatakannya, berdasarkan UU Nomor 10 Tahun 2016 terkait dengan pengajuan 2 nama, bila partai pengusung tidak juga mengajukan dua nama, maka Pansus pemilihan Wakil Bupati Maybrat secara administrasi melalui pimpinan DPRD Kabupaten Maybrat, akan menyurati tahapan-tahapan tersebut ke Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Otonomi Daerah. “Bila Ditrjen Otonomi Daerah mengeluarkan surat ke pimpinan DPRD dalam hal ini kami pansus, maka kami akan melakukan pleno penghentian tahapan, karena pimpinan partai pengusung Pilkada 2017-2022 pasangan SAKO merekalah yang tidak mau ada pengisian Wakil Bupati,” tegasnya.

Untuk itu, dalam minggu ini lanjut Thomas Aitrem, pansus akan menggelar rapat untuk menyurati Ditjen Otonomi Daerah dengan menceritakan kronologis atau melampirkan tahapan-tahapan yang telah dilakukan pansus. ”Karena sejauh ini belum ada tanggapan positif dari pimpinan partai pengusung, maka kami surati Dirjen Otda. Kami yakin Dirjen Otda akan menyurati ke DPRD untuk melakukan pleno pemberhentian tahapan, jika partai pengusung tidak serius,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua DPC-PDIP Kabupaten Maybrat, Septinus Engel Naa mengancam akan memproses hukum Pansus Pemilihan Wakil Bupati Maybrat sisa masa jabatan 2017-2022 bila tidak menuntaskan sisa tahapan kerja pansus sampai dengan paripurna pemilihan Wakil Bupati Maybrat. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed