oleh

Pangdam Tinjau Lokasi TMMD ke-110

-Metro-88 views

SORONG – Kedatangan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVIII Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, SE, M.Tr (Han) di lokasi TMMD ke-110, Selasa (16/3) disambut suka cita oleh masyarakat Kampung Kamlin dengan tarian adat setempat. Usai diterima oleh masyarakat adat, Pangdam melanjutkan kegiatan pembagian 100 paket sembako, pembagian 100 paket seragam sekolah dan alat tulis serta alat olahraga berupa 2 bola kaki dan 2 bola voli kepada masyarakat.

Tak diduga, Pangdam juga menghadiahkan secara khusus satu unit gitar kepada pemuda Kampung Kamlin yang diharapkan dapat dipergunakan untuk kegiatan ibadah. Selanjutnya, Pangdam juga melakukan peninjauan terhadap pembangunan 8 unit rumah yang hingga saat ini pengerjaanya sudah sekitar 65 persen. Selama kunjungan tersebut, Pangdam juga terus menggali aspirasi dari masyarakat Kampung Kamlin terkait kebutuhan dan kondisi kehidupan masyarakat di sana.

“Puji syukur karena rumah-rumah yang dibangun dalam jangka waktu sebulan sudah bisa mereka kerjakan, masih ada waktu sampai akhir bulan ini semoga segera bisa terselesaikan. Saya juga bertanya kepada keluarga–keluarga yang akan menempati rumah ini, mereka sangat senang, bahagia, bangga serta berjanji akan menata rumah tangganya dengan baik. Saya juga menanyakan bagimana perasaan sayangnya kepada istri, dan puji Tuhan mereka saling menyayangi, sehingga bukan berarti rumah baru istri baru,” ujar Pangdam sedikit bergurau usai meninjau pembangunan perumahan.

Diutarakan Pangdam, TMMD adalah bagian dari operasi bakti TNI yang merupakan program terpadu dari seluruh lintas sektoral, baik TNI, Polri, kementrian dan non kementerian serta organisasi dan komunitas juga bisa terlibat di dalamnya. TMMD juga merupakan saran buttom up dari masyarakat yang diteruskan kepada pemerintah daerah dan TNI yang kemudian bergabung melakukan percepatan pembangunan di daerah-daerah tertinggal. Dikatakannya bahwa kesuksesan program pembangunan bukanlah hasil kerja sepihak melainkan hasil kolaborasi bersama.

 “Di sini juga kondisinya sangat terbelakang, tidak ada signal, listrik terbatas, dan kondisi rumah warga disini juga sangat memprihatinkan. Jadi ini program yang sifatnya buttom up, dari masyarakat yang disampaikan kepada pemerintah dan TNI yang kemudian diteruskan sampai ke atas, lalu dari atas menentukan materi dan jenis pembangunan yang akan dilakukan,” imbuhnya.

Untuk TMMD, kata Pangdam, sebenarnya TNI-AD punya berbagai macam program, namun yang saat ini sednag berjalan adalah TMMD regular. Dimana pelaksanaannya digabungkan dengan program pemda. Melihat secara langsung kehidupan Masyarakat Kampung Kamlin, kedepannya Pangdam akan melihat kemungkinan untuk melaksanakan program TMMD skala besar.

 “Musuh kita adalah orang-orang yang menolak pembangunan, karena artinya dia tidak ingin maju.  Untuk itu saya minta terutama bagi orang tua dan bapak-ibu disini, tugas kita adalah untuk mencerdaskan anak-anak kita dan mempersiapkan mereka lebih baik. Jangan tolak pembangunan, apapun itu. Pembangunan fisik, pembangunan SDM juga,” tuntasnya. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed