oleh

Pangdam Ingatkan Satgas Pamtas RI-PNG Antisipasi Penyulundupan

AYAPURA-Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring mengingatkan kepada  anggota Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 300/BJW, Yonif 713/ST dan Yonif Raider 509/BY di Bumi Cenderawasih bahwa tugas pengamanan perbatasan adalah merupakan beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang memiliki tingkat kerawanan yang harus diantisipasi. “Aktivitas illegal logging, illegal mining, human trafficking, pelintas batas, kriminal bersenjata, peredaran narkoba dan miras,oleh  karena itu kalian harus memahami tugas dan protap-protap yang berlaku serta mengaplikasikan materi-materi yang sudah diberikan selama pra-tugas di wilayah penugasan,” kata Pangdam dalam  Upacara Penerimaan dan Pelepasan Satgas Pamtas RI-PNG di Jayapura, Senin (12/8).

Dikatakannya, kehadiran Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG harus memberi kebaikan bagi masyarakat, bangsa dan negara serta menjunjung tinggi hukum dan HAM.  “Di daerah penugasan terdapat beberapa satuan baik TNI maupun Polri. Untuk itu saya mengharapkan kepada para prajurit agar menjalin hubungan yang baik dan harmonis serta bersinergi dengan satuan lain, pemerintah daerah maupun tokoh adat, serta instrumen masyarakat,” pesan Pangdam.

Selaku Pangkoops TNI Wilayah Papua, Pangdam XVII/Cenderawasih  memberikan apresiasi kepada Satgas yang akan kembali ke home base atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama penugasan di Papua.  “Berbagai pengalaman selama di penugasan agar dapat menjadi bekal dalam melaksanakan tugas-tugas mendatang dan kepada seluruh prajurit yang akan meninggalkan wilayah penugasan agar tidak membawa flora maupun fauna yang dilindungi,” tegas Pangdam. (al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed